Stretching sering dianggap sebagai rutinitas penting sebelum berolahraga, namun melakukan stretching secara berlebihan justru dapat menimbulkan risiko cedera. Banyak orang tidak menyadari bahwa praktik ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak memperburuk kondisi tubuh.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika
Dalam artikel ini, kita akan membahas risiko cedera yang mungkin timbul akibat stretching berlebihan dan cara melakukan stretching dengan benar untuk menjaga kesehatan tubuh.
Risiko Stretching Berlebihan
Stretching bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi ketegangan otot. Namun, apabila dilakukan berlebihan, stretching mampu menyebabkan cedera pada otot dan ligamen.
Menurut Dr. Jillian Clark, seorang fisioterapis terkemuka, "Melakukan stretching berlebihan dapat merusak jaringan lunak dan mengakibatkan ketegangan otot yang tidak perlu." Ini berpotensi membuat otot lebih rentan terhadap cedera saat melakukan aktivitas fisik lainnya.
Selain itu, stretching yang berlebihan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan pada otot. Ketika otot menjadi terlalu fleksibel tanpa adanya kekuatan yang seimbang, risiko cedera saat beraktivitas sehari-hari pun akan meningkat.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Bagaimana Melakukan Stretching yang Benar
Melakukan stretching dengan benar adalah kunci untuk mencegah cedera. Sebaiknya lakukan pemanasan terlebih dahulu agar otot lebih siap untuk proses peregangan.
Disarankan untuk tidak melakukan stretching lebih dari 15-30 detik pada setiap gerakan dan mengulang maksimal 2-3 kali. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Fisioterapi Nasional Indonesia agar otot tidak terlalu terbebani.
Selain itu, fokuslah untuk mengakomodasi semua kelompok otot yang berbeda. Memastikan semua area tubuh diregangkan dengan proporsional sangat penting untuk menghindari cedera akibat ketegangan berlebih pada area tertentu.
Tanda-tanda Stretching Berlebihan
Ada tanda-tanda tertentu yang menunjukkan bahwa Anda mungkin telah melakukan stretching berlebihan. Jika merasakan nyeri tajam, sebaiknya hentikan aktivitas stretching karena ini bisa menjadi indikator bahwa otot sudah mengalami kerusakan.
Pemulihan yang lama setelah stretching juga bisa menjadi sinyal bahwa Anda telah melakukannya secara berlebihan. Tubuh yang sehat seharusnya bisa kembali normal secara cepat setelah proses perenggangan.
Jika Anda mulai merasakan ketidaknyamanan saat bergerak, bahkan setelah beberapa hari dari stretching, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional guna mendapatkan saran yang tepat.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: