Partai Gerindra kini telah mengungkapkan dukungannya terhadap usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD, yang dianggap dapat meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan pemilu.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Sekretaris Jenderal Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa metode ini akan mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan dibandingkan dengan pemilihan langsung.
Keuntungan Efisiensi dengan Pemilihan Oleh DPRD
Sugiono menjelaskan bahwa pelaksanaan pilkada lewat DPRD akan mempermudah proses penjaringan kandidat serta mekanisme pemilihan. Di tengah anggaran yang terus meningkat, ada kerugian yang bisa dihindari.
Sebagai contoh, anggaran untuk pilkada 2015 mencapai hampir Rp7 triliun, dan diperkirakan pada 2024 akan lebih dari Rp37 triliun. Sugiono berpendapat bahwa dana tersebut bisa lebih optimal digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Dengan anggaran yang lebih efisien, pemerintah dapat lebih fokus pada proyek-proyek yang berdampak langsung pada ekonomi. 'Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,' ujarnya.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Biaya Politik yang Tinggi Menghambat Calon Berkualitas
Sugiono membahas tantangan terkait tingginya biaya politik yang menjadi penghalang bagi calon-calon yang memiliki kualitas. Dia menyatakan bahwa biaya kampanye yang terlalu tinggi sering kali menolak calon yang ingin berkontribusi.
Biaya politik yang provokatif sering kali menghambat kemajuan figur yang ingin berkarya demi masyarakat. 'Ini yang juga kita harus evaluasi,' jelasnya.
Gerindra berkomitmen mendukung mekanisme yang lebih menguntungkan bagi calon agar dapat maju tanpa terfokus pada tekanan biaya yang sangat tinggi.
Menjaga Esensi Demokrasi dalam Pemilihan oleh DPRD
Sugiono meyakinkan bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak akan menghilangkan esensi demokrasi. Anggota DPRD merupakan representasi dari rakyat yang dipilih, sehingga tetap ada akuntabilitas.
Proses pemilihan ini memungkinkan adanya kontrol yang lebih ketat oleh masyarakat. 'Kalau kita melihat akuntabilitinya itu cenderung lebih ketat,' ujarnya.
Gerindra juga memahami bahwa pemilihan lewat DPRD bisa mengurangi polarisasi yang sering muncul pada pemilihan langsung. Namun, Sugiono menekankan pentingnya diskusi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kesalahpahaman.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: