Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 22:06 WIB

Mitos atau Fakta: Apakah Handphone Kita Benar-Benar Mendengarkan untuk Iklan?

Author

Mitos atau Fakta: Apakah Handphone Kita Benar-Benar Mendengarkan untuk Iklan?

Belakangan, banyak yang merasakan handphone mereka seolah bisa mendengar pembicaraan untuk menayangkan iklan relevan. Spekulasi ini memunculkan pertanyaan, apakah perangkat kita benar-benar 'mendengar' atau hanya kebetulan semata.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Iklan yang muncul setelah kita berbicara tentang suatu produk sering kali menimbulkan dugaan terkait teknologi pemantauan. Namun, bagaimana sebenarnya proses di balik kemunculan iklan tersebut?

Mekanik Iklan Berbasis Data

Dalam dunia digital saat ini, iklan berbasis data memainkan peran penting. Berbagai aplikasi dan platform media sosial mengumpulkan data pengguna dari interaksi pengguna seperti pencarian dan aktivitas online.

Dengan menerapkan algoritma canggih, sistem ini dapat menganalisis kebiasaan pengguna untuk menampilkan iklan yang tepat sasaran. Contohnya, jika seseorang mencari sepatu baru di internet, iklan tentang sepatu akan muncul di media sosial.

Fenomena ini menciptakan kesan seolah iklan muncul setelah penyebutan kata 'sepatu' secara lisan. Sebenarnya, ini adalah hasil analisis data yang bukan berbasis pada pendengaran kata-kata di dunia nyata.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Keamanan dan Privasi Data

Ketika menggunakan smartphone, banyak yang khawatir tentang keamanan data pribadi. Pertanyaan terkait apakah aplikasi bisa mengakses data tanpa izin menjadi penting untuk diperhatikan.

Sejumlah studi mengungkapkan bahwa beberapa aplikasi memang mengumpulkan data mikrofon untuk tujuan tertentu, seperti memperbaiki pengalaman pengguna. Meski begitu, pengambilan data harus dilakukan setelah mendapatkan izin dari pengguna.

Umumnya, aplikasi populer saat ini meminta izin sebelum mengakses mikrofon. Dengan kata lain, jika izin tidak diberikan, aplikasi tidak akan dapat 'mendengar' apa yang diucapkan.

Kejadian Kebetulan dan Efek Duga

Sering kali, kita mendapati iklan yang muncul setelah menyebutkan sesuatu dalam pembicaraan. Banyak dari pengalaman ini berkaitan dengan fenomena psikologis yang dikenal sebagai efek duga.

Efek duga terjadi ketika pemikiran kita tertuju pada sesuatu, dan secara kebetulan kita melihat iklan tersebut. Misalnya, setelah menyebutkan liburan, kita bisa melihat iklan maskapai penerbangan meskipun sebelumnya tidak terlalu memperhatikannya.

Itulah mengapa bisa dibilang bahwa kesadaran kita berperan dalam memperkuat pandangan bahwa handphone mendengarkan, ketika pada kenyataannya, tidak terjadi hal tersebut.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU