Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 18:20 WIB

Kawasan Wisata Lereng Gunung Merapi Dinyatakan Aman Menjelang Libur Nataru

Author

Kawasan Wisata Lereng Gunung Merapi Dinyatakan Aman Menjelang Libur Nataru

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memastikan bahwa kawasan wisata di lereng Gunung Merapi tetap aman untuk dikunjungi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Meski aktivitas erupsi masih berlangsung, BPPTKG memberikan informasi terkini mengenai kondisi wisata di area tersebut.

Aktivitas Gunung Merapi dan Kondisi Geomorfologi

Sampai akhir Desember 2025, Gunung Merapi terus menunjukkan aktivitas erupsi yang berlangsung sejak tahun 2021. Kendati demikian, BPPTKG menilai bahwa keadaan wisata di lereng gunung tersebut relatif aman bagi pengunjung.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menyatakan bahwa erupsi yang berkepanjangan telah meninggalkan sejumlah besar material vulkanik, khususnya di sektor barat daya. Material ini berpotensi menjadi lahar jika terjadi curah hujan yang tinggi.

Agus menjelaskan, 'Dari perhitungan kami dari pemodelan aliran lahar, dari situasi geomorfologi di sana yang akurat, maka kami bisa menyampaikan bahwa potensi aliran lahar itu akan membahayakan pemukiman sangat kecil.'

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Pemantauan dan Rekomendasi Keselamatan

BPPTKG dilakukan pemantauan secara rutin terhadap kondisi geomorfologi sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Hasil pemantauan menunjukkan kapasitas sungai masih cukup untuk menampung material erupsi.

Agus Budi Santoso menekankan, 'Kondisi Merapi saat ini masih aman dan layak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berkunjung untuk menikmati libur Nataru, selama tetap mematuhi rekomendasi yang berlaku.'

Ia juga menegaskan pentingnya memperoleh informasi yang akurat dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak berdasar di media sosial. 'Informasi tersebut tidak benar dan Merapi saat ini masih aman untuk dikunjungi.'

Aktivitas Erupsi Terbaru dan Implikasi untuk Wisata

Pada 27 Desember 2025, BPPTKG mencatat dua kali awan panas guguran menuju Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. Aktivitas ini menandakan pengawasan keselamatan tetap diutamakan meskipun ada erupsi.

Teramati juga 10 kali guguran lava yang mengarah ke Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum yang sama. BPPTKG memastikan bahwa pengawasan dilaksanakan dengan ketat.

Dengan demikian, meski ada aktivitas erupsi, BPPTKG menekankan bahwa kawasan wisata di lereng Gunung Merapi tetap aman dan bisa dinikmati oleh para wisatawan dengan mengikuti pedoman yang ada.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU