Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 18:05 WIB

Dinamika Hormon Saat Tubuh Aktif: Energi, Mood, dan Manajemen Stres

Author

Dinamika Hormon Saat Tubuh Aktif: Energi, Mood, dan Manajemen Stres

Hormon memainkan peranan penting dalam berbagai proses fisiologis tubuh saat aktif bergerak. Dari meningkatkan energi hingga memperbaiki suasana hati, hormon bekerja dinamis mendukung aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Terdapat berbagai jenis hormon dengan fungsi spesifik yang membantu tubuh beroperasi dengan optimal. Artikel ini mengupas bagaimana hormon-hormon tersebut berperan ketika kita bergerak.

Peran Hormon Adrenalin dalam Aktivitas Fisik

Hormon adrenalin, yang dikenal sebagai hormon stres, dihasilkan tubuh saat melakukan aktivitas berat. Kelepasan adrenalin ini berfungsi untuk meningkatkan detak jantung, aliran darah, dan tingkat energi.

Ketika seseorang berlari atau berolahraga, adrenalin mempersiapkan tubuh untuk menghadapi tantangan fisik dengan meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, hormon ini berfungsi dalam pemecahan glikogen menjadi glukosa, yang menyediakan pasokan energi cepat saat beraktivitas.

Secara keseluruhan, adrenalin krusial dalam mempersiapkan tubuh agar berfungsi optimal selama bergerak dan berolahraga.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Hormon Endorfin dan Perasaan Bahagia

Hormon endorfin dikenal sebagai 'hormon bahagia' yang diproduksi tubuh selama atau setelah aktivitas fisik. Hormon ini berfungsi untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mood.

Saat berolahraga, produksi endorfin meningkat, membuat seseorang merasa lebih baik dan relaks setelah aktivitas. Ini menjelaskan mengapa olahraga sering disarankan sebagai cara untuk mengatasi stres.

Penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kadar endorfin jangka panjang, membantu menurunkan risiko depresi. Maka, endorfin berfungsi sebagai mekanisme motivasi untuk tetap aktif dan menjaga kesehatan mental.

Peran Hormon Kortisol dalam Manajemen Stres

Hormon kortisol, dikenal juga sebagai hormon stres, dilepaskan saat tubuh mengalami tekanan. Hormon ini mempersiapkan tubuh untuk menghadapi kondisi darurat yang memerlukan respon cepat.

Selama aktivitas fisik yang berat, kadar kortisol dapat meningkat, membantu mengelola stres yang timbul dari aktivitas tersebut. Namun, peningkatan kortisol yang berkepanjangan dapat berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan.

Kortisol berfungsi meningkatkan metabolisme tubuh, memfasilitasi penggunaan energi saat bergerak. Meski dibutuhkan untuk mengatasi tekanan, penting untuk menjaga level kortisol agar tetap seimbang demi kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU