Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 09:32 WIB

Pembangunan Hunian Layak untuk Korban Bencana di Sumatera

Author

Pembangunan Hunian Layak untuk Korban Bencana di Sumatera

Badan Pengelola Investasi Danantara sedang membangun 15.000 hunian baru untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengumuman ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya setelah pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Inisiatif ini merupakan respons terhadap bencana yang telah melanda wilayah tersebut dan bertujuan menyediakan tempat tinggal yang layak bagi para terdampak. Teddy juga menyebut, setidaknya 500 unit dari total hunian akan siap dalam waktu dekat.

Rincian Proyek Pembangunan Hunian

Proyek pembangunan hunian ini dilaksanakan sebagai respons terhadap bencana yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera. Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan korban bencana mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Dalam pertemuan di Jakarta, Presiden Prabowo meminta laporan berkala mengenai progres pembangunan. Ia menekankan pentingnya percepatan pengadaan hunian bagi para korban yang saat ini tinggal dalam kondisi yang tidak memadai.

Teddy juga menambahkan bahwa proyek ini akan melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kerjasama antar lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Kolaborasi Danantara dalam Proyek

Danantara bertanggung jawab penuh atas pembangunan hunian, di mana Rosan Perkasa Roeslani menjadi wakil dalam pertemuan tersebut. Teddy menegaskan, "Hunian lainnya juga sedang dibangun oleh BNPB, Kementerian PU, serta Kementerian Perumahan," menyoroti kolaborasi antara berbagai lembaga.

Komitmen Danantara untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu sangat signifikan, terutama dalam konteks bencana yang berdampak besar pada masyarakat. Roeslani menegaskan, kualitas hunian juga menjadi prioritas utama dalam proyek ini.

Inisiatif Kampung Haji dan Kerja Sama Internasional

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga mendiskusikan inisiatif kampung haji untuk memberikan fasilitas penginapan yang layak bagi jemaah haji Indonesia. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Arab Saudi.

Menurut Teddy, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo mengenai dukungan untuk program ini. Roeslani menyatakan bahwa beberapa pertemuan telah diadakan dengan perwakilan Pemerintah Arab Saudi untuk lebih mendalami program ini.

"Presiden Prabowo menginginkan seluruh jemaah Haji Indonesia harus memiliki tempat dan fasilitas penginapan nyaman tersendiri saat melaksanakan ibadah Haji dengan lokasi yang cukup dekat dengan Masjidil Haram," tambah Teddy.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU