Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 13:23 WIB

Gus Yahya Hadiri Silaturahmi Bersama Kiai Sepuh NU di Kediri

Author

Gus Yahya Hadiri Silaturahmi Bersama Kiai Sepuh NU di Kediri

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Yahya, mengonfirmasi kehadirannya dalam acara silaturahmi dengan para kiai sepuh dan mustasyar NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Kehadiran Gus Yahya ini dicapai setelah PBNU menerima surat undangan resmi dari KH M Anwar Manshur, pengasuh pondok pesantren tersebut, untuk bersama jajaran pengurus PBNU.

Penerimaan Undangan dan Komitmen Gus Yahya

Gus Yahya menyatakan, "Kami telah menerima surat undangan dari Romo Kiai Anwar Manshur. Insyaallah saya hadir untuk memenuhi panggilan para kiai sepuh dan mustasyar." Pernyataan ini menegaskan tekadnya untuk menghormati para sesepuh dan berkomitmen membuka ruang dialog.

Surat undangan bernomor 064/A/AZM/P2L/XII/2025 yang diterima PBNU menunjukkan aspek formal dari undangan tersebut. Acara silaturahmi ini juga berfungsi untuk mengakomodasi generasi baru dengan para kiai sepuh, dalam upaya menjaga integritas organisasi.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN

Rangkaian Pertemuan Sebelumnya

Silaturahmi di Lirboyo merupakan kelanjutan dari serangkaian pertemuan antara kiai sepuh dan mustasyar yang telah diadakan sebelumnya. Pertemuan sebelumnya berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso pada 30 November dan Pondok Pesantren Tebuireng pada 6 Desember.

Acara ini juga termasuk Musyawarah Kubro yang dilaksanakan di Lirboyo pada 21 Desember. Setiap pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat solidaritas antar pengurus dan kiai serta merencanakan langkah-langkah strategis terkait isu-isu yang dihadapi oleh Nahdlatul Ulama.

Agenda Utama dan Harapan Gus Yahya

Pertemuan yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB ini mengusung tema "Silaturahim Bersama Mustasyar, Syuriah, dan Sesepuh Nahdlatul Ulama." Agendanya bertujuan untuk memperkuat musyawarah serta islah dalam dinamika internal organisasi.

Gus Yahya berharap pertemuan ini akan menjadi peluang untuk menjernihkan suasana dan merumuskan solusi yang bermartabat, menjaga keutuhan serta soliditas NU. Ia menyampaikan, "Sejak awal kami selalu membuka pintu dialog. Semoga pertemuan ini membawa berkah dan maslahat bagi kita semua."

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU