Senin, 22 DESEMBER 2025 • 10:50 WIB

Pendaftaran Tenaga Ahli Global Fund 2026 Dibuka oleh Kemenkes

Author

Pendaftaran Tenaga Ahli Global Fund 2026 Dibuka oleh Kemenkes

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah resmi memulai proses rekrutmen untuk tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) dengan penempatan tahun 2026.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Rekrutmen ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.

Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan

Menurut Pengumuman Nomor KP.01.10/C.III/4980/2025, Kemenkes menyediakan puluhan formasi yang dibutuhkan untuk berbagai latar belakang pendidikan. Posisi-posisi yang ditawarkan mencakup bidang kesehatan, keuangan, akuntansi, psikologi, hingga teknik informatika.

Salah satu posisi penting yang ditawarkan adalah Project Manager Unit (PMU) Leader, yang memerlukan pendidikan minimal S1/S2 di bidang kesehatan serta pengalaman kerja minimal 10 tahun dalam pengelolaan dana hibah.

Selain itu, Kemenkes juga membuka posisi manajerial seperti Finance Manager dan Planning Monitoring Evaluation (PME) Manager. Di sisi lain, staf teknis juga dibutuhkan untuk posisi seperti Planner Staff, Accounting Officer, Finance Officer, dan IT Coordinator.

Untuk sektor logistik dan pengadaan, terdapat sejumlah posisi yang dibuka, termasuk Logistics Planning Staff, Asset Management Staff, dan Procurement Staff.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Kualifikasi Umum dan Persyaratan

Setiap kandidat harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, baik lisan maupun tulisan, serta menguasai penggunaan Microsoft Office. Selain itu, pengalaman bekerja dalam tim juga menjadi kriteria penting.

Khusus untuk posisi koordinator dan manajer, calon harus memiliki minimal 3 hingga 5 tahun pengalaman kerja manajerial di bidang terkait.

Kesadaran akan peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan hibah juga merupakan aspek penting yang dinilai bagi sejumlah posisi yang ditawarkan.

Proses Seleksi dan Informasi Lainnya

Dokumen pengumuman rekrutmen ini telah ditandatangani secara elektronik oleh pihak berwenang di Kementerian Kesehatan dengan sertifikat dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Calon pelamar yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai tugas atau prosedur pendaftaran bisa mengunjungi laman resmi yang telah disediakan oleh Kemenkes.

Proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan berkeadilan, memastikan setiap kandidat dievaluasi berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU