Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengungkapkan bahwa penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, dilakukan oleh dua individu yang terpengaruh ideologi Islamic State (ISIS).
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Sajid Akram dan putranya, Naveed Akram, menyebabkan 15 orang meninggal dunia saat menyerang perayaan Hanukkah di lokasi tersebut.
Profil Pelaku Penembakan
Sajid Akram, 50 tahun, dan putranya, Naveed Akram, 24 tahun, menjadi pelaku penembakan brutal yang menargetkan kerumunan perayaan Hanukkah.
Berbekal senjata laras panjang, keduanya melancarkan tembakan tanpa ampun, mengakibatkan banyak korban jiwa.
Otoritas setempat kini tengah menyelidiki kejadian ini sebagai tindakan terorisme dengan motif kebencian terhadap komunitas Yahudi.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Pernyataan Perdana Menteri
Dalam pernyataannya, Albanese menekankan bahwa ideologi yang mendorong tindakan ini sudah ada selama lebih dari satu dekade. "Tampaknya ini dimotivasi oleh ideologi Islamic State," ujarnya.
Dia menambahkan, "Ideologi kebencian ini, dalam kasus ini, melahirkan kesiapan untuk melakukan pembunuhan massal."
Menurut Albanese, Naveed Akram pernah menjadi perhatian badan intelijen Australia pada tahun 2019, meskipun saat itu dinyatakan tidak menjadi ancaman langsung.
Investigasi dan Tindakan Keamanan
Setelah penembakan, Sajid Akram ditembak mati oleh pihak kepolisian saat berusaha menyerang, sementara Naveed Akram ditangkap dan kini dalam kondisi koma.
Polisi Australia melakukan penyelidikan mendalam untuk memahami motif dan jaringan yang mendasari tindakan kekerasan ini.
Pihak berwenang masih mencari tahu keterkaitan pelaku dengan individu atau kelompok lain yang mungkin terlibat dalam rencana ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: