Senin, 15 DESEMBER 2025 • 12:48 WIB

Hari Sejarah Nasional Ditetapkan pada 14 Desember

Author

Hari Sejarah Nasional Ditetapkan pada 14 Desember

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional melalui Keputusan Menteri Kebudayaan RI Nomor 206/M/2025 yang ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran

Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap usulan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) untuk memperkuat kesadaran sejarah kolektif bangsa.

Dasar Penetapan Hari Sejarah

Hari Sejarah Nasional ditetapkan berdasarkan hasil diskusi Masyarakat Sejarawan Indonesia yang melibatkan sejarawan, akademisi, dan pecinta sejarah di tanah air.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai perjalanan sejarah bangsa.

Ia menambahkan bahwa 'penetapan Hari Sejarah merujuk pada peristiwa Seminar Sejarah Nasional yang berlangsung pada 14-17 Desember 1957 di Universitas Gadjah Mada,' menjadi awal pengembangan historiografi nasional.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Makna Penting 14 Desember

Tanggal 14 Desember dipilih karena merupakan hari dimulainya Seminar Sejarah Nasional yang pertama di Indonesia untuk menuliskan sejarah bangsa dengan perspektif mandiri.

Seminar ini menandai kesadaran baru di kalangan sejarawan untuk mengembangkan narasi sejarah yang autentik, berbeda dari narasi kolonial yang ada.

Fadli Zon menambahkan bahwa 'kesadaran tersebut pun berkembang dalam berbagai forum akademik nasional dan menghasilkan terbitnya buku Sejarah Nasional Indonesia sebanyak enam jilid pada tahun 1975.'

Komitmen Kementerian Kebudayaan

Dengan penetapan ini, Kementerian Kebudayaan menunjukkan komitmen dalam mengakui peristiwa-peristiwa yang memiliki makna strategis bagi bangsa.

Dalam konteks pemerintahan di bawah Presiden RI Prabowo Subianto, langkah ini juga menandakan pengakuan yang lebih kuat terhadap sejarah bangsa.

Hari Sejarah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dan menghargai perjalanan sejarah sebagai identitas kolektif yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU