Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 11:06 WIB

Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di SDN Kalibaru Ditanggung BGN

Author

Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di SDN Kalibaru Ditanggung BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa biaya perawatan semua korban, termasuk siswa dan guru SDN Kalibaru 01 Cilincing, yang ditabrak mobil akan sepenuhnya ditanggung oleh institusi tersebut.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, memastikan bahwa langkah penanganan bagi yang terluka dilakukan dengan cepat dan koordinasi lintas instansi telah dijalankan untuk memberikan pelayanan medis optimal.

Kronologi Kecelakaan dan Tanggapan BGN

Kecelakaan tragis terjadi ketika mobil yang mendistribusikan paket makan bergizi gratis menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Cilincing pada pukul 06.38 WIB.

Menurut Sahrul Gunawan Siregar, Kepala SPPG Jakarta Utara, insiden ini berlangsung saat para guru tengah menyiapkan siswa untuk kegiatan literasi membaca.

Mobil tersebut melaju tak terkendali, mengenai pagar sekolah serta para siswa dan guru yang berada di lokasi. Data awal menunjukkan sedikitnya 18 orang menjadi korban, termasuk seorang guru.

BGN menyatakan bahwa semua korban langsung diterima di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Biaya Perawatan Ditanggung BGN

Sony Sonjaya menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan bagi korban kecelakaan akan ditanggung oleh BGN, dan semua korban akan ditempatkan di kelas satu RSUD.

Dia juga menggarisbawahi bahwa meskipun insiden ini terjadi, operasional program makanan bergizi tetap berjalan tanpa kendala.

"Seluruh distribusi dan layanan kepada penerima manfaat tetap berjalan," kata Sony, merujuk pada pentingnya menjaga kesinambungan pelayanan.

Evaluasi dan Upaya Pencegahan

Sebagai langkah tindak lanjut, BGN berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur dan mekanisme pelaksanaan program agar kejadian serupa tidak terulang.

Langkah evaluasi ini mencakup koordinasi lapangan, pengecekan standar operasional prosedur (SOP) distribusi, serta pengawasan operasional harian.

Sony menyatakan bahwa penting untuk mengidentifikasi titik lemah dari mekanisme yang ada dan melakukan perbaikan yang diperlukan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU