Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 14:41 WIB

Krisis Lahan Pemakaman di Jakarta: Langkah Pemerintah untuk Solusi Berkelanjutan

Author

Krisis Lahan Pemakaman di Jakarta: Langkah Pemerintah untuk Solusi Berkelanjutan

Kondisi lahan pemakaman di Jakarta semakin kritis, dengan 69 dari 80 tempat pemakaman umum sudah penuh. Pemerintah DKI Jakarta berupaya mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lahan pemakaman yang terus terbatas.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Gubernur Pramono Anung mengungkapkan bahwa persoalan ini membutuhkan perhatian serius, dengan langkah-langkah perencanaan dan relokasi yang sedang dilakukan untuk mengatasi krisis ini.

Kondisi Lahan Pemakaman di Jakarta

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta mencatat bahwa lahan pemakaman di ibukota semakin terbatas. Saat ini, 69 dari 80 tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta sudah tidak dapat digunakan lagi untuk pemakaman baru.

Dalam menggambarkan situasi ini, Gubernur Pramono Anung menyatakan, 'Persoalan petak makam di Jakarta saat ini sudah menjadi persoalan yang sangat-sangat serius.' Praktik penumpukan makam pun terpaksa dilakukan untuk mengatasi krisis ini.

Dengan hanya tersisa 11 TPU yang dapat digunakan, diperkirakan bahwa lahan tersebut akan habis dalam waktu tidak lebih dari tiga tahun. Hal ini menambah kekhawatiran yang sudah ada tentang keberlangsungan tempat pemakaman di Jakarta.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Langkah Relokasi dan Ekspansi Lahan

Sebagai upaya untuk menambah jumlah pemakaman, pemerintah DKI Jakarta merencanakan perluasan lahan di TPU Menteng Pulo. Perluasan ini juga akan mengharuskan beberapa warga untuk relokasi dari tempat asal mereka.

Pramono menjelaskan bahwa langkah perluasan ini akan menyediakan tambahan 1.300 petak makam baru. 'Ini, sangat berarti bagi ketersediaan lahan untuk pemakaman di Jakarta,' ujarnya, menekankan pentingnya langkah ini.

Selain tujuan utama untuk menyediakan ruang pemakaman baru, perluasan ini juga bertujuan untuk mengembalikan ruang resapan yang sangat penting bagi lingkungan.

Proses Relokasi Warga

Pemerintah DKI Jakarta sudah mulai melakukan proses relokasi warga yang tinggal di TPU Menteng Pulo. Pada sehari sebelum konferensi pers, Pramono dan jajarannya telah menyerahkan kunci kepada 137 kepala keluarga (KK) yang menghabiskan waktu puluhan tahun di lahan tersebut.

Inisiatif relokasi ini mencakup tidak hanya pemindahan ke Rusun Jagakarsa, tempat di mana 88 KK akan ditempatkan, tetapi juga ke lokasi lain seperti Rusun Rawa Bebek dan Rusun Pantai Indah Kapuk (PIK).

Beberapa warga memilih untuk kembali ke kampung halaman mereka, mencerminkan beragam respons masyarakat terhadap kebijakan relokasi tersebut.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU