Apple wajah menghadapi gelombang eksodus besar-besaran karyawan penting menjelang rumor kepergian CEO Tim Cook.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Banyak talenta utama berpindah ke perusahaan pesaing seperti Meta dan OpenAI, menambah tantangan bagi keberlangsungan perusahaan.
Pembajakan Talenta oleh Meta dan OpenAI
Sejak awal Desember, Apple mengalami eksodus signifikan di kalangan talenta utama. Alan Dye, mantan VP Human Interface Design selama dua dekade, menjadi salah satu yang terbaru bergabung dengan Meta.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan bahwa Dye akan memimpin studio kreatif baru di Reality Labs Meta. Selain Dye, Bill Sorrentino, Senior Director Apple Design Team, juga pindah ke Meta.
Proyek AI menarik perhatian tidak hanya para eksekutif, tetapi juga sejumlah insinyur puncak dari Apple. Ruoming Pang, yang memimpin model AI di Apple, telah berpindah ke Meta Superintelligence Labs, di mana ia membawa banyak talenta dari tim pengembang AI.
OpenAI tidak ketinggalan dalam perekrutan, mengakuisisi banyak insinyur perangkat keras dari Apple setelah membeli io Products, yang didirikan oleh Jony Ive. Dalam waktu singkat, OpenAI telah mempekerjakan lebih dari 40 orang baru untuk tim pengembangan perangkat keras mereka.
Tantangan Keberlangsungan Kepemimpinan di Apple
Kondisi ini semakin kompleks dengan kabar bahwa CEO Tim Cook akan mundur tahun depan. Laporan Financial Times menyebutkan bahwa dewan direksi Apple tengah merencanakan peralihan kepemimpinan.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering, disebut sebagai kandidat terkuat untuk posisi CEO mendatang. Namun, keputusan final mengenai hal ini masih belum pasti.
Terdapat pula kabar bahwa Johny Srouji, Senior Vice President Hardware Technology Apple, mempertimbangkan untuk hengkang. Cook dilaporkan berusaha mempertahankan Srouji dengan menawarkan gaji dan jabatan yang lebih tinggi.
Apple juga dihadapkan pada pensiunnya beberapa petinggi penting, termasuk Chief Operating Officer Jeff Williams dan Chief Financial Officer Luca Maestri, yang pensiun awal tahun ini.
Dampak Eksodus Karyawan Bagi Apple
Eksodus besar-besaran ini dapat mempengaruhi stabilitas dan inovasi Apple di masa depan. Hilangnya talenta kunci di tengah pergantian kepemimpinan dapat menjadi faktor krusial dalam menjaga daya saing perusahaan.
Saat ini, Apple harus segera mengisi posisi-posisi penting yang ditinggalkan dan strategis dalam mempertahankan karyawan yang tersisa. Perusahaan perlu memastikan tetap relevan di pasar teknologi yang semakin kompetitif.
Apple juga perlu memperkuat aspek internal dan memberikan motivasi serta keamanan bagi karyawan yang tersisa. Upaya untuk mengatasi masalah ini dapat dimulai dengan memperkuat budaya kerja dan inovasi.
Penting bagi Apple untuk segera menghadapi tantangan ini agar tetap dapat melanjutkan pertumbuhan tanpa kehilangan identitas yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: