Timnas Putri Indonesia berhasil meraih gelar juara dunia dalam ajang IESF World Esports Championship 2025 untuk kategori Mobile Legends. Mereka mengalahkan Kamboja dengan skor telak 3-0 di babak grand final.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah bagi tim nasional, memperlihatkan persiapan dan dedikasi atlet-atlet yang bermain di bawah asuhan pelatih Ilyas Rahmanda.
Rincian Timnas dan Pertandingan
Timnas Putri Indonesia diwakili oleh atlet berbakat seperti Vivi Indrawaty, Michelle Denise Siswanto, Venny Lim, Cindy Laurent Siswanto, dan Viorelle Valencia Chen. Mereka berlatih keras dalam persiapan menghadapi kompetisi internasional ini.
Sementara itu, Timnas Putra terdiri dari pemain-pemain Team Liquid ID seperti Aldhia Fahmi Aranda dan Christian Widy Wardhana Hartono, yang dilatih oleh Doly Van Pelo Sihotang. Pertandingan di IESF World Esports Championship 2025 menjadi momen penting bagi kedua tim.
Dengan persiapan intensif yang dilakukan sebelum kompetisi, kedua tim berupaya menampilkan performa terbaik. Namun, perbedaan nasib terjadi antara Timnas Putri dan Timnas Putra.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Keberhasilan Timnas Putri
Di babak grand final, Timnas Putri menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan membantai Kamboja. Kemenangan ini menunjukkan kekuatan strategi dan kerjasama tim yang solid.
Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menjelaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari etos kerja yang luar biasa. Ia mengatakan, 'Mereka menunjukkan will power kemenangan, dan bagi mereka, rekor adalah skill.'
Richard menyoroti bahwa tim ini merupakan 'dream team' yang sulit didapatkan, menunjukkan harapan besar bagi masa depan esports Indonesia. Kemenangan ini tidak hanya menambah trofi, tetapi juga meningkatkan popularitas esports di tanah air.
Performa Timnas Putra
Timnas Putra Indonesia menghadapi tantangan berbeda dalam kompetisi ini. Mereka gagal melaju ke grand final setelah mengalami kekalahan dari tuan rumah Malaysia di semifinal.
Selanjutnya, tim ini harus mengakui ketangguhan Turki dalam perebutan tempat ketiga, berakhir dengan skor 2-3. Dengan hasil ini, Timnas Putra Indonesia menyelesaikan turnamen dengan peringkat empat secara keseluruhan.
Richard Permana menambahkan, 'Para Atlet MLBB Men's telah menyelesaikan debut internasional membela Merah Putih pertamanya dengan memberikan sebagai besar potensi yang mereka miliki.' Ini menunjukkan bahwa meskipun tidak meraih medali, ada harapan besar untuk perkembangan tim di masa mendatang.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: