Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 18:42 WIB

Kesepakatan Shell dan Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Ketersediaan BBM di Indonesia

Author

Kesepakatan Shell dan Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Ketersediaan BBM di Indonesia

Shell baru-baru ini menandatangani kesepakatan untuk membeli 100.000 barel bahan bakar minyak (BBM) dari PT Pertamina Patra Niaga. Kesepakatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan BBM di jaringan SPBU Shell di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga distribusi energi dan memenuhi kebutuhan konsumen di tanah air, yang semakin mendesak.

Penyaluran BBM oleh Pertamina Patra Niaga

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan telah menyuplai total 430.000 barel BBM. Pasokan tersebut diteruskan kepada berbagai badan usaha swasta, termasuk Shell, Vivo, dan BP-AKR.

Roberth menegaskan bahwa penyaluran BBM ke SPBU swasta ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mendukung ketahanan energi di Indonesia. Hal ini selaras dengan arahan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menekankan pentingnya distribusi energi yang merata.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Prosedur dan Komitmen Kualitas

Roberth menjelaskan bahwa penyediaan pasokan kepada Shell dilakukan dengan mematuhi prosedur yang berlaku. Ini termasuk mengedepankan aspek compliance dan governance yang baik, untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sebanyak 100.000 barel yang disuplai ke Shell menunjukkan kapasitas Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Hal ini juga diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di sektor energi saat ini.

Keberlanjutan Pasokan Energi

Pertamina Patra Niaga dan Shell Indonesia berkomitmen untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM yang berkelanjutan bagi masyarakat. Komitmen ini merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas energi di tanah air.

Proses penyediaan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari permintaan volume hingga pelaksanaan tender dan konfirmasi dengan pelanggan. Bahkan, mekanisme negosiasi dijalankan dengan transparansi, mendukung kepercayaan antara kedua belah pihak.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU