Makan malam lebih dari jam 8 sering menjadi perbincangan di banyak kalangan. Dampaknya pada kesehatan dan kualitas tidur kita ternyata bisa lebih serius daripada yang kita kira.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Bukan hanya merasa kenyang, tetapi ada penjelasan ilmiah tentang bagaimana kebiasaan ini dapat memicu ketidaknyamanan, bahkan masalah pencernaan dalam jangka panjang.
Pengaruh Makan Malam Terlambat pada Pencernaan
Makan larut malam dapat mengganggu proses pencernaan karena tubuh biasanya sudah bersiap untuk istirahat. Pada malam hari, metabolisme tubuh melambat, sehingga makanan yang dikonsumsi tidak terproses dengan optimal.
Ketika makanan terjebak di sistem pencernaan, bisa menyebabkan berbagai masalah seperti perut kembung atau gangguan pencernaan lainnya. Inilah yang membuat kita merasa tidak nyaman saat tidur setelah makan terlalu larut.
Menurut penelitian dari ahli gizi, makan pada jam-jam yang tidak tepat dapat memperburuk gejala refluks asam. Hal ini semakin memperjelas betapa pentingnya waktu makan, terutama menjelang tidur.
Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dampak pada Kualitas Tidur
Studi menunjukkan bahwa makan tepat sebelum tidur bisa memengaruhi kualitas tidur yang kita dapatkan. Makanan yang berat dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut yang pada gilirannya mempersulit kita untuk terlelap.
Tidur yang terganggu karena organ pencernaan yang masih bekerja dapat mengakibatkan kita terbangun lebih sering dalam semalam. Akibatnya, besok paginya kita bisa merasa lelah dan tidak segar saat bangun.
Apalagi jika seseorang terbiasa mengonsumsi makanan tinggi lemak atau gula sebelum tidur, risiko terkena insomnia pun meningkat. Kualitas tidur yang buruk dapat berpengaruh negatif pada kesehatan mental dan fisik kita.
Alternatif Sehat dan Waktu yang Tepat untuk Makan Malam
Idealnya, makan malam sebaiknya dilakukan antara 6 hingga 8 malam. Makanan yang dikonsumsi pun sebaiknya kaya serat, protein, dan mengandung lemak sehat untuk memudahkan proses pencernaan.
Jika terpaksa makan malam lebih larut, pilihan makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti salad atau sup bisa menjadi alternatif. Jangan lupa untuk memperhatikan porsi agar tidak berlebihan.
Mengatur waktu dan apa yang kita konsumsi saat makan malam bisa sangat berpengaruh untuk kesehatan kita. Dengan cara ini, kita tentu dapat menikmati makanan tanpa harus merasakan dampak tidak nyaman di kemudian hari.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: