Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 15:33 WIB

Kebakaran di Pasar Anyar Bogor: 25 Kios Terbakar Akibat Kabel Rusak

Author

Kebakaran di Pasar Anyar Bogor: 25 Kios Terbakar Akibat Kabel Rusak

Sebanyak 25 kios di Blok CD Pasar Kebon Kembang, Pasar Anyar, Kota Bogor terbakar pada pagi hari, 4 Desember 2025. Kebakaran diduga disebabkan oleh kabel yang terbakar di salah satu toko kelontong.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR

Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi Setiawan, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui oleh sekuriti bernama Agus saat melakukan patroli pada pukul 5:50 WIB.

Kronologi Kebakaran

Menurut keterangan Ipda Budi Setiawan, sekuriti Agus melihat lampu penerangan luar mati dan mencium bau terbakar. Ia kemudian menemukan asap yang berasal dari lantai dasar blok CD, tempat sejumlah pedagang kelontongan dan aksesoris beroperasi.

Awalnya, sekuriti dan pedagang di lokasi berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak berhasil. Akibatnya, mereka terpaksa menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk bantuan lebih lanjut.

Dalam penanganan kebakaran, 11 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor diterjunkan, dan api akhirnya dapat dipadamkan pada pukul 10:00 WIB. Ipda Budi juga menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Tanggapan Pedagang

Salah satu pedagang kelontong, Febri, mengaku berada di area basemen saat kebakaran terjadi. Ia merasakan kepanikan saat melihat asap mulai menyelimuti lantai dasar.

Febri mengungkapkan bahwa beberapa kios masih dalam keadaan terkunci saat kebakaran berlangsung. Ia juga memberikan detail mengenai kendala dalam penanganan awal, di mana hidran tidak berfungsi dengan baik dan APAR yang tersedia hanya satu unit yang masih memiliki isi.

Sewaktu kejadian, waktu yang cukup lama dihabiskan untuk mencoba memadamkan api sebelum pemadam kebakaran tiba.

Kerugian Material

Budi menjelaskan bahwa total kios yang terbakar setelah dilakukan pengecekan adalah sekitar 25 unit. Dari informasi yang diperoleh, pemilik kios kelontong yang bernama Wandin mengalami kerugian mencapai 1,5 Miliar Rupiah.

Wandin yang berada di rumah saat kejadian menyatakan bahwa toko-tokonya telah dikunci, dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan barang-barangnya yang terbakar.

Peristiwa ini menambah catatan kejadian kebakaran yang sering terjadi di pasar tradisional akibat masalah instalasi listrik atau kelalaian dalam penggunaan barang elektronik.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU