Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 14:58 WIB

Kesaksian Uya Kuya dalam Sidang Kasus Penjarahan

Author

Kesaksian Uya Kuya dalam Sidang Kasus Penjarahan

Politisi dan artis Uya Kuya memberikan kesaksian dalam sidang kasus penjarahan di rumahnya di Pondok Bambu, Jakarta Timur. Sidang ini merupakan lanjutan dari insiden penjarahan yang terjadi pada 30 Agustus 2025.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Uya menguraikan kronologi kejadian dan kerugian yang dialaminya, yang meliputi hilangnya barang-barang dan dokumen penting.

Kronologi Kejadian Penjarahan

Uya Kuya hadir sebagai saksi setelah mendengarkan keterangan dari karyawan dan adik iparnya. Hakim menanyakan alasan keluarga Uya keluar dari rumah saat kejadian berlangsung, dan Uya mengonfirmasi bahwa mereka meninggalkan rumah pada saat tersebut.

Uya kemudian menyatakan bahwa ia mengetahui peristiwa penjarahan melalui video call dari adik iparnya. Dalam video tersebut, ia melihat banyak orang masuk ke rumahnya dan mengambil barang-barang.

Ia menambahkan bahwa massa tersebut memaksa masuk dan mengakibatkan kerusakan parah bukan hanya pada barang-barang tetapi juga pada struktur rumahnya. 'Semua barang yang berada di rumahnya turut diambil massa,' jelas Uya.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Kerugian yang Dialami

Uya Kuya menggambarkan betapa hancurnya kondisi rumahnya setelah penjarahan. 'Saya sedih melihat rumah isinya hilang semua. Bukan hanya hilang sampai kloset, pintu gerbang, wastafel hilang,' katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah dokumen penting seperti sertifikat nikah dan akta kelahiran ikut raib dalam peristiwa itu. Kehilangan ini tidak hanya material tetapi juga emosional bagi keluarga Uya.

Selain itu, Uya merasakan kesedihan mendalam terkait kucing peliharaannya yang sempat hilang. Ia menjelaskan bahwa walaupun sebagian kucingnya sudah dikembalikan, ada yang sempat berpindah tangan.

Proses Hukum dan Sikap Uya Kuya

Saat ditanya mengenai proses hukum, Uya menegaskan pentingnya tindakan hukum meskipun ia sudah memaafkan para terdakwa. 'Saya tetap melapor ke polisi. Saya menghormati hukum di negara ini,' tegasnya.

Dia juga menyampaikan rasa prihatin akan kejadian ini menjadi contoh bagi pelaku lain. Proses hukum yang tengah berjalan diharapkan dapat memberikan keadilan.

Pada sidang tersebut, para terdakwa sempat meminta maaf kepada Uya dan keluarganya. Mereka mengakui perbuatan mereka dan terlihat sangat menyesal atas tindakan tersebut.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU