Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkomitmen untuk membantu penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara dan Aceh. Tim ini dipimpin oleh Joko Widodo, seorang peneliti berpengalaman di bidang geografi dan sains lingkungan.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Kecepatan respons BRIN menjadi fokus utama dalam memberikan dukungan ilmiah dan teknologi bagi pemulihan wilayah yang terkena dampak bencana ini.
Respons Cepat BRIN terhadap Bencana
Dalam rapat internal pada 30 November, Joko Widodo mengungkapkan bahwa Task Force BRIN telah melaksanakan serangkaian langkah awal untuk mendukung daerah terdampak. Langkah-langkah ini mencakup pemetaan berbasis satelit, penyediaan air bersih, dan mobilisasi tenaga kesehatan.
Pemetaan menggunakan data dari radar Sentinel-1 yang mampu menembus awan dan hujan. Informasi yang diperoleh sangat penting untuk memahami kondisi terkini dan mendukung pengambilan keputusan di lapangan.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Pentingnya Ketersediaan Air Bersih
Joko Widodo menekankan pemenuhan kebutuhan air bersih di daerah terdampak bencana. Unit Air Siap Minum (Arsinum) milik BRIN sedang dalam proses pengecekan kondisi agar siap digunakan dalam tanggap darurat.
Dengan banyaknya infrastruktur lokal yang terdampak, suplai air kemasan tidak mencukupi, sehingga BRIN berencana mencari dukungan pengiriman peralatan melalui jalur udara serta kolaborasi dengan TNI Angkatan Udara.
Dukungan Kesehatan kepada Warga
BRIN telah menyiapkan tenaga kesehatan dan psikolog untuk mendukung masyarakat yang terkena dampak bencana. Joko Widodo menyampaikan bahwa dampak bencana tidak hanya merusak fisik, tetapi juga kesehatan dan psikologis warga.
Tim BRIN siap memberikan dukungan medis dan psikososial untuk membantu pemulihan masyarakat, dengan fokus pada intervensi yang cepat dan berbasis data sesuai kebutuhan di lapangan.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: