Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 23:01 WIB

Kenali Lima Modus Penipuan Belanja Online yang Perlu Diwaspadai

Author

Kenali Lima Modus Penipuan Belanja Online yang Perlu Diwaspadai

Belanja online sering kali menjadi pilihan praktis, namun dibalik kemudahan tersebut, terdapat risiko penipuan yang mengintai. Para penipu semakin beragam dalam menggunakan berbagai modus untuk menipu konsumen yang tidak waspada.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Dengan mengenali tanda-tanda penipuan ini, kamu dapat melindungi diri dan menghindari kerugian yang tidak diinginkan. Berikut adalah lima modus penipuan belanja online yang wajib kamu ketahui.

1. Penipuan Pseudo-Situs

Modus pertama yang harus diwaspadai adalah penipuan dengan menggunakan situs palsu. Penipu biasanya membuat situs web yang mirip dengan situs resmi, namun dengan URL yang sedikit berbeda.

Ketika seseorang melakukan transaksi melalui situs ini, mereka akan memasukkan data pribadi dan informasi pembayaran, yang selanjutnya disalahgunakan oleh penipu.

2. Iklan dengan Harga yang Terlalu Murah

Iklan yang menawarkan barang dengan harga jauh lebih murah daripada yang lain bisa jadi tanda penipuan. Penjual seringkali menggunakan strategi ini untuk menarik perhatian calon pembeli.

Setelah melakukan pembayaran, pembeli sering kali menemukan bahwa barang yang diterima jauh berbeda dari yang dijanjikan, atau bahkan barang tidak kunjung datang.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

3. Penipuan Melalui Media Sosial

Media sosial juga kerap digunakan sebagai platform penipuan, di mana penipu menyebarkan iklan dengan iming-iming barang murah. Banyak yang tertipu karena kurangnya informasi mengenai kredibilitas penjual.

Penting untuk selalu memeriksa reputasi penjual sebelum melakukan transaksi, seperti mencari ulasan atau testimonies dari pembeli sebelumnya.

4. Penawaran Barang Langka

Modus lain yang sering ditemukan adalah penawaran barang yang jarang ada, kosong, atau tidak umum. Penipu akan menciptakan rasa urgensi kepada pembeli untuk segera melakukan transaksi.

Mereka sering kali menggunakan istilah 'stok terbatas' atau 'hanya hari ini' untuk menekan pembeli agar cepat mengambil keputusan.

5. Penipuan dengan Metode Pembayaran Tidak Aman

Metode pembayaran yang tidak aman seperti transfer bank ke rekening pribadi tanpa menggunakan sistem escrow adalah tanda bahaya lainnya. Penipu seringkali meminta pembayaran sebelum barang dikirim.

Selalu gunakan metode pembayaran yang terpercaya agar bisa mendapatkan kembali uang jika terjadi penipuan.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU