Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 15:45 WIB

Kehadiran Angkot di Era Transportasi Berbasis Aplikasi di Indonesia

Author

Kehadiran Angkot di Era Transportasi Berbasis Aplikasi di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, layanan transportasi berbasis aplikasi seperti ojek online (ojol) telah menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat Indonesia. Meskipun demikian, angkutan umum tradisional seperti angkot tetap mampu mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan yang ketat.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Keberadaan ojol memang memberikan dampak signifikan terhadap pola transportasi, namun sejumlah faktor membuat angkot tetap memiliki pelanggan setia. Karakteristik unik dan keunggulan yang dimiliki angkot masih relevan dalam konteks urban di Indonesia.

Perbedaan Karakteristik Layanan

Salah satu faktor utama yang membuat angkot tetap beroperasi adalah perbedaan karakteristik layanan dibandingkan dengan ojol. Angkot umumnya menyediakan rute yang tetap dengan tarif yang sangat terjangkau, memudahkan penumpang yang ingin bepergian di dalam kota.

Di sisi lain, ojol menawarkan layanan yang lebih fleksibel dan personal, tetapi tarifnya seringkali lebih tinggi. Bagi masyarakat yang mencari solusi transportasi yang ekonomis, angkot menjadi pilihan yang lebih menarik, terutama bagi penumpang yang tidak terganggu oleh waktu atau rute langsung.

Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan

Basis Pelanggan yang Berbeda

Angkot memiliki basis pelanggan yang berbeda dibandingkan dengan ojol. Sering kali, angkot lebih diminati oleh kalangan masyarakat dengan ekonomi rendah hingga menengah yang membutuhkan transportasi harian tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Layanan angkot juga memiliki jangkauan yang luas di daerah yang kurang terlayani oleh ojol. Dalam konteks ini, angkot menjadi sarana transportasi yang sangat vital bagi komunitas lokal, memberikan aksesibilitas yang tidak dapat disediakan oleh layanan berbasis aplikasi.

Regulasi dan Dukungan Pemerintah

Regulasi pemerintah juga berperan penting dalam mempertahankan keberadaan angkot di masyarakat. Beberapa kebijakan mendorong integrasi angkot ke dalam sistem transportasi publik yang lebih luas, memberikan mereka peranan penting dalam jaringan transportasi kota.

Lebih jauh lagi, dukungan dari pemerintah daerah, seperti subsidi dan program pembaruan armada, membantu angkot bertahan dalam persaingan yang semakin meningkat dari layanan modern. Ini menciptakan sinergi antara transportasi tradisional dan teknologi baru.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU