Setiap malam, bulan indah menghiasi langit, namun kadangkala ia tampil lebih besar dari biasanya. Fenomena ini bukan sekadar ilusi, melainkan hasil dari beberapa faktor astronomi yang menarik untuk diperhatikan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Dalam artikel ini, kita akan mengupas alasan di balik kejadian ini, termasuk dampak perspektif dan pergerakan bulan di orbitnya.
Ilusi Optik: Apa Itu?
Ilusi optik menjadi salah satu penjelasan utama mengapa bulan terlihat lebih besar. Ketika bulan berada dekat dengan horison, kita sering membandingkannya dengan objek lain di sekitarnya, seperti pohon atau bangunan, yang membuatnya tampak lebih besar.
Fenomena ini tidak hanya berlaku pada bulan, tetapi juga objek lainnya di langit. Secara psikologis, kita cenderung mempersepsikan ukuran objek lebih besar saat dikelilingi ruang terbuka, dibanding ketika berada dekat tanah.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Pergerakan Orbit Bulan
Bulan bergerak mengelilingi Bumi dalam orbit elips, dimana jaraknya dari Bumi bervariasi. Ketika bulan berada di titik terdekat dengan Bumi (perigee), ia tampil lebih besar dan lebih terang dibandingkan saat berada di titik terjauh (apogee).
Saat peristiwa Supermoon terjadi, bulan dapat terlihat hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Momen ini sangat dinanti banyak orang untuk menikmati keindahan bulan di malam hari.
Faktor Atmosfer dan Cuaca
Kondisi atmosfer juga berperan penting dalam penampilan bulan. Ketika bulan muncul rendah di langit, atmosfer Bumi bisa menyebabkan distorsi pada cahaya yang sampai ke mata kita.
Pengaruh cuaca, seperti kabut atau polusi, juga dapat mempengaruhi tampilan bulan. Di malam yang jernih, bulan tampak lebih cerah, sedangkan pada malam berkabut, ia bisa terlihat lebih besar tetapi pecah-pecah.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: