Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 20:55 WIB

Alasan Di Balik Tindakan Tragis Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho yang Mengguncang Publik

Author

Alasan Di Balik Tindakan Tragis Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho yang Mengguncang Publik

Kepolisian mengungkap bahwa Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, membuang jasad anak tirinya di tumpukan sampah dekat Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah mengalami dilema dalam proses penguburan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa Alex awalnya berniat untuk menguburkan jasad Alvaro, namun memilih untuk membuangnya karena kesulitan dalam menggali tanah.

Proses Penemuan Jasad Alvaro

Jasad Alvaro Kiano Nugroho, berusia enam tahun, ditemukan di dekat tumpukan sampah setelah hilang sejak 6 Maret 2025. Lokasi pembuangan yang sepi dianggap ideal oleh Alex untuk menghindari pengawasan dan menghapus jejak kejahatannya.

Kapolres Nicolas Ary menegaskan bahwa Alex sempat merencanakan untuk menguburkan jasad Alvaro, namun harus mengurungkan niatnya karena alasan praktis, termasuk kekuatan tanah yang memungkinkan ia tidak bisa menggali.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Kejadian Sebelum Pembuangan

Setelah menculik dan membunuh Alvaro, Alex diketahui membungkus jasad anak tersebut dengan plastik. Rencana awalnya mengubur jasad digantikan oleh keputusan untuk membuangnya setelah merasakan kesulitan dalam menggali tanah.

Sebelum pembuangan, Alex meminta bantuan dari seorang saksi kunci berinisial G, dan menggambarkan jasad tersebut sebagai 'bangkai anjing'. Tindakan ini menunjukkan upayanya untuk menyembunyikan kejahatan yang dilakukan.

Keterlibatan Pihak Lain dan Penyelidikan Polisi

Penyelidikan yang dilakukan selama delapan bulan melibatkan berbagai pihak seperti Polsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polda Metro Jaya. Berbagai lokasi pencarian telah dilakukan, termasuk di Batam, Bandung, dan Sukabumi.

Kasus ini mulai mendapatkan titik terang ketika keponakan Alex memberikan informasi kepada teman sekelasnya tentang kejadian yang sebenarnya. Informasi ini kemudian dilaporkan ke polisi, yang berujung pada penangkapan Alex sebagai pelaku utama dalam kasus ini.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU