Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkapkan bahwa Polda Metro Jaya akan memberikan penjelasan mendalam mengenai kematian Alvaro Kiano Nugroho dan keterlibatan ayah tirinya.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Keterangan resmi ini dijadwalkan berlangsung malam ini, menjawab berbagai pertanyaan yang muncul terkait kasus tersebut.
Penyelidikan Kasus Kematian Alvaro Kiano Nugroho
Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan kerangka Alvaro Kiano Nugroho yang ditemukan dalam kondisi mencolok.
Kombes Nicolas Ary Lilipaly menegaskan, "Untuk lebih jelas nanti malam ya, Pak Kabid Humas, karena data-datanya Pak Kabid Humas yang bicara."
Saudara dekat Alvaro menyatakan kekhawatiran yang mendalam terkait situasi yang menimpa keluarga mereka.
Ditekankan bahwa ayah tiri Alvaro merupakan terduga pelaku, suatu pernyataan yang dibenarkan oleh polisi.
Keterlibatan Ayah Tiri dalam Kasus Ini
Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
"Ya kan sudah saya sampaikan tadi apa yang disampaikan keluarga korban (pelakunya ayah tiri Alvaro) itu benar adanya," ujar Lilipaly.
Disampaikan juga bahwa Alex Iskandar meninggal di dalam tahanan, suatu fenomena yang menambah kompleksitas kasus ini.
Tanggal kematiannya bersamaan dengan penemuan jasad Alvaro, suatu kebetulan tragi yang diminta untuk diklarifikasi oleh publik.
Reaksi Keluarga dan Komunitas
Keluarga Alvaro, termasuk neneknya, Sayem (53), menyatakan telah menerima kabar mengenai kematian Alvaro dan juga ayah tirinya.
"Terus, saya tanya (ke polisi), ‘Ibu, enggak adanya itu bagaimana maksudnya?" ungkap Sayem saat diwawancarai di rumah duka.
Keluarga juga ditunjukkan bukti mengenai kematian ayah tiri, berupa foto batu nisan Alex.
Penyidik telah memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan, menunjukkan adanya upaya yang lebih besar untuk menemukan kejujuran dalam situasi tersebut.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: