Cyberbullying bukan hanya masalah anak-anak; orang dewasa pun tak luput dari fenomena ini. Dalam era digital yang semakin maju, banyak individu mengalami teror secara online tanpa diketahui banyak orang.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Dari komentar yang merendahkan hingga pemboikotan di media sosial, dampak negatifnya bisa sangat berat. Fenomena ini sering kali terjadi dalam keheningan dan sulit untuk diatasi.
Apa Itu Cyberbullying?
Cyberbullying merujuk pada tindakan agresif yang dilakukan melalui media digital. Ini bisa berupa pelecehan, penyerangan verbal, hingga penyebaran informasi palsu atau menggoda secara online.
Berbeda dengan bullying tradisional, cyberbullying bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Ketika seseorang merasa terpapar pada bullying seperti ini, dampaknya bisa sangat menghancurkan.
Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Mengapa Orang Dewasa Menjadi Korban?
Banyak orang dewasa yang aktif di platform media sosial namun tidak siap menghadapi agresi digital. Mereka seringkali berpikir bahwa cyberbullying hanya masalah anak muda, sehingga mengabaikan potensi risiko yang ada.
Kurangnya pengetahuan tentang keamanan internet dan cara melindungi diri bisa membuat seorang dewasa lebih rentan. Dapatkan dukungan dari orang-orang terdekat menjadi tantangan tersendiri ketika ancaman datang dari dunia maya.
Dampak dan Cara Mengatasi Cyberbullying
Dampak dari cyberbullying bisa berupa stres, kecemasan dan bahkan depresi. Banyak korban merasa terisolasi dan bingung, karena seringkali tindakan ini tidak langsung terlihat oleh orang di sekeliling mereka.
Mengatasi cyberbullying tidak mudah, namun sangat mungkin dilakukan. Penting untuk mencari dukungan dari komunitas atau profesional serta melaporkan pelaku kepada platform yang bersangkutan.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: