Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:59 WIB

Studi Baru: 'Night Owl' Punya Kemampuan Kognitif Lebih Tinggi

Author

Studi Baru: 'Night Owl' Punya Kemampuan Kognitif Lebih Tinggi

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa individu yang lebih aktif di malam hari, yang sering disebut sebagai 'night owl', memiliki kemampuan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang dikenal sebagai 'early bird'.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Penelitian ini menyoroti bahwa kebiasaan tidur tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kinerja otak.

Temuan Penelitian Tentang Kognisi

Para peneliti dari Imperial College London melakukan analisis terhadap data Biobank Inggris dengan melibatkan lebih dari 26.000 peserta yang menyelesaikan tes kecerdasan dan penalaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengidentifikasi diri sebagai 'night owl' memiliki fungsi kognitif superior dibandingkan dengan mereka yang lebih suka bangun pagi.

Raha West, penulis utama penelitian, mengatakan, "Meskipun memahami dan menyesuaikan diri dengan kecenderungan tidur alami Anda penting, sama pentingnya untuk diingat bahwa tidurlah secukupnya, tidak terlalu lama atau terlalu pendek."

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Durasi dan Kualitas Tidur

Dalam studi ini, peneliti juga menilai pengaruh durasi, kualitas, dan kronotipe tidur terhadap kinerja otak.

Durasi tidur yang optimal, yaitu antara tujuh hingga sembilan jam, telah ditemukan terkait dengan hasil kognitif terbaik.

Prof Daqing Ma, salah satu peneliti, berkomentar, "Kami menemukan bahwa durasi tidur memiliki efek langsung pada fungsi otak, dan kami percaya bahwa mengelola pola tidur secara proaktif sangat penting untuk meningkatkan dan menjaga cara kerja otak kita."

Perspektif Tambahan dari Para Ahli

Kepala pendanaan penelitian di Alzheimer's Research UK, Jacqui Hanley, memberikan perspektif penting mengenai hasil ini.

Ia mengatakan, "Kita tidak tahu apakah menjadi orang yang aktif di pagi hari atau di malam hari memengaruhi daya ingat dan berpikir, atau apakah penurunan kognisi menyebabkan perubahan pola tidur."

Penting untuk dicatat bahwa meskipun penelitian ini menunjukkan hasil yang menarik, penafsiran terhadap temuan ini perlu dilakukan dengan hati-hati.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU