Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:12 WIB

Target Optimis Pertumbuhan Ekonomi 6% oleh Menteri Keuangan

Author

Target Optimis Pertumbuhan Ekonomi 6% oleh Menteri Keuangan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% untuk tahun depan, sebagai langkah menuju ambisi 8% dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Ini merupakan tantangan besar yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan yang lebih cepat dalam perekonomian Indonesia.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Dalam acara Ecoverse 2025 di Jakarta, Purbaya mengungkapkan harapannya agar pertumbuhan ekonomi tidak stagnan di angka 5,4%, melainkan mengarah ke 6%. Ia menyadari risiko atas pernyataannya tersebut dan siap menerima konsekuensi jika target tersebut tidak tercapai.

Target Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan

Dalam penjelasannya, Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya menggeser target pertumbuhan ekonomi, tidak hanya berkutat pada target APBN yang ada. Dia mengungkapkan, 'Dengan demikian saya harapkan tahun depan ekonomi bukan 5,4% seperti target APBN, saya ingin dorong ke 6%.'

Purbaya selanjutnya menambahkan, 'Tahun depannya kita coba dorong lebih cepat lagi', menunjukkan keyakinan dan daya juangnya dalam mencapai target-target tersebut. Ia percaya bahwa pencapaian ambisius ini akan menjadi aspek menarik dalam tugasnya sebagai Menteri Keuangan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Strategi Pencapaian Target

Pembicaraan mengenai strategi di era pemerintahan Purbaya menonjolkan perbedaan cara dari pemerintahan sebelumnya. Ia mengamati bahwa di masa Susilo Bambang Yudhoyono, swasta menjadi motor penggerak pertumbuhan, sedangkan Joko Widodo lebih menekankan pada belanja pemerintah.

Purbaya berkomitmen untuk menggabungkan kedua pendekatan ini dalam rangka mencapai target pertumbuhan 6%. Ia berpendapat, 'Kalau saya gabung 6% lebih nggak terlalu sulit,' menjelaskan niatnya untuk mendukung investasi sambil menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Melindungi Pasar Domestik

Salah satu fokus utama Purbaya adalah melindungi pasar domestik dari barang impor ilegal, mengingat bahwa 90% perekonomian Indonesia sangat bergantung pada permintaan domestik. Ia berkomitmen untuk memperkuat perlindungan pasar dalam negeri demi mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Dengan strategi ini, ia berharap permintaan domestik semakin kuat, yang berpotensi memberikan dampak positif bagi keseluruhan perekonomian. Ia mencatat bahwa hanya 10% dari perekonomian yang bergantung pada ekspor, sehingga memperkuat pasar domestik adalah kunci.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU