Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan virtual dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Sabtu, 22 November 2025.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Dalam pertemuan ini, keduanya membahas kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris serta isu-isu global yang mendesak, termasuk situasi di Gaza.
Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor
Pertemuan virtual kali ini berfokus pada rencana peluncuran resmi kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris, khususnya di sektor maritim.
Kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat Maritime Partnership Program yang meliputi kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas penegakan hukum.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Kerja Sama Pendidikan dan Ekonomi
Dalam diskusi, Prabowo menyoroti percepatan Economic Growth Partnership dengan Inggris, menegaskan kesiapan Indonesia untuk memperluas kolaborasi demi menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
PM Starmer mengungkapkan rencana untuk memperluas kehadiran universitas Inggris di Indonesia dan menyediakan 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia.
Isu Gaza dan Stabilitas Internasional
Di samping isu bilateral, para pemimpin juga membahas situasi terkini di Gaza, termasuk kebutuhan akan stabilisasi internasional untuk melindungi warga sipil.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju agenda bersama yang lebih komprehensif pada tahun mendatang.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: