Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 18:21 WIB

Program Makan Bergizi Gratis: Penyesuaian Menu Menjelang Natal dan Tahun Baru

Author

Program Makan Bergizi Gratis: Penyesuaian Menu Menjelang Natal dan Tahun Baru

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta penyesuaian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Permintaan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan nasional, terutama dengan mengganti sebagian lauk berbahan telur dengan daging sapi dan telur puyuh.

Penyesuaian Menu dalam Program MBG

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menyatakan bahwa instruksi Presiden Prabowo bertujuan agar kebutuhan masyarakat terhadap telur, terutama untuk konsumsi rumah tangga dan bahan kue, tidak terganggu.

Nanik mengungkapkan bahwa penggantian lauk ini diharapkan dapat mengurangi dampak lonjakan harga pangan yang sering terjadi pada akhir tahun.

Kehadiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang diperlukan dalam jumlah besar tanpa menyebabkan inflasi.

Strategi Peningkatan Produksi Pangan

Nanik menjelaskan bahwa arahan Presiden tidak hanya bersifat antisipatif, melainkan harus segera dilaksanakan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Salah satu langkah adalah peningkatan produksi susu, kedelai, dan sayuran untuk mendukung program MBG.

Untuk mencapai kemandirian pangan, pemerintah akan membangun peternakan sapi dengan target produksi mencapai 3 juta liter susu per hari, guna memenuhi kebutuhan program dan masyarakat.

Lebih lanjut, Nanik menyatakan bahwa kebutuhan akan tahu dan tempe juga sangat besar, sehingga produksi kedelai domestik harus ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Kerja Sama dan Pengoptimalan Sumber Daya

Dengan adanya kenaikan harga pangan seperti ayam dan telur yang mulai terlihat, BGN berkolaborasi dengan TNI AD untuk memfasilitasi penanaman sayuran dan beternak ayam di tingkat lokal.

Pemerintah juga telah mengalokasikan dana sekitar Rp300 miliar melalui Kementerian Koperasi untuk mendukung koperasi di bidang pertanian.

Nanik mengingatkan bahwa pengoperasian dapur umum MBG harus dilakukan dengan efisien, termasuk mendorong pembentukan koperasi untuk memudahkan petani dalam mengakses sistem distribusi.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU