Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa kekuatan terbesar Korps Marinir TNI Angkatan Laut bukan terletak pada alat utama sistem senjata yang canggih.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Pernyataan ini disampaikan Agus saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Marinir di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (17/11/2025).
Tekad dan Kepercayaan Rakyat
Dalam sambutannya, Agus menyatakan, "Kekuatan terbesar Korps Marinir bukan hanya pada alutsista yang canggih, tetapi pada tekad dan kepercayaan yang diperoleh dari rakyat."
Ia mengajak seluruh anggota Korps Marinir untuk mempererat hubungan dengan masyarakat agar kolaborasi dalam mencapai Indonesia maju dapat terus terjalin.
Agus juga menegaskan pentingnya menumbuhkan rasa percaya rakyat kepada Angkatan Laut, agar sinergi antara pasukan elite dan masyarakat dapat semakin kuat.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Peringatan HUT Sebagai Momentum
Agus menjelaskan bahwa peringatan HUT Korps Marinir merupakan momen penting untuk menjaga nilai-nilai tradisi serta mengingat pengabdian para pendahulu.
Ia menyebutkan, "Selain itu, sebagai penghormatan terhadap para pendahulu Korps Marinir yang telah gugur dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia."
Oleh karena itu, perayaan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga mengingatkan setiap personel tentang tanggung jawab mereka.
Dedikasi Korps Marinir dalam Pengabdian
Korps Marinir TNI AL, menurut Agus, telah menunjukkan dedikasi selama 80 tahun dalam setiap palagan, baik dalam Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.
Dengan hadirnya mereka di garda terdepan, Korps Marinir berperan vital dalam menjaga kedaulatan negara.
Agus menyinggung tentang perubahan signifikan terkait pengangkatan Panglima Pasukan Elite TNI, termasuk Korps Marinir, oleh Presiden Prabowo pada bulan Juli 2025.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: