Seorang siswa berusia 13 tahun di Tangerang Selatan, MH, meninggal setelah dirawat selama sepekan akibat perundungan yang dialaminya.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Keluarga korban kini meminta doa dan keadilan atas kasus yang telah merenggut nyawa buah hati mereka.
Detil Peristiwa Bullying
MH, siswa kelas tujuh di SMPN 19 Ciater Serpong, diduga menjadi korban perundungan sejak Oktober 2025.
Insiden penganiayaan itu terjadi di ruang sekolah saat jam istirahat, di mana korban dipukul dengan bangku besi di bagian kepala.
Setelah insiden bullying, korban mengalami keluhan kesehatan yang serius dan pada Selasa, 21 Oktober, ia mengeluh sakit, mengaku sering mengalami tindakan bullying dari teman-temannya.
Kakak korban, Rizki, mengungkapkan bahwa awalnya MH dirawat di rumah sakit swasta, namun kondisi memburuk dan ia dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati.
Reaksi Keluarga dan Masyarakat
Keluarga MH meminta doa agar almarhum mendapatkan husnul khotimah, sementara kuasa hukum mereka, Alvian Adji Nugroho, menyatakan kehilangan yang mendalam.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
"Minta doanya untuk almarhum," ungkap Alvian saat menghubungi media.
Keluarga berharap proses hukum berkaitan dengan kasus ini segera ditindaklanjuti.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan, Deden Deni, menyatakan pihaknya sudah memediasi antara orang tua korban dan terduga pelaku perundungan.
Tindakan Pihak Berwenang
Menanggapi peristiwa ini, pemerintah setempat mengingatkan pentingnya penanganan serius terhadap kasus bullying di sekolah.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia telah memberikan ultimatum kepada sekolah untuk menangani permasalahan perundungan secara lebih tegas.
Deden Deni menegaskan komitmen semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa.
Kejadian tragis ini menggugah kesadaran masyarakat akan bahaya bullying dan memicu banyak orang untuk berbicara tentang tindakan preventif yang perlu diterapkan di lingkungan sekolah.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: