Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 15:47 WIB

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading: Rincian Investigasi dan Kondisi Korban

Author

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading: Rincian Investigasi dan Kondisi Korban

Puluhan siswa mengalami luka akibat ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Penemuan paku yang tertancap di tubuh korban menambah keprihatinan terhadap insiden ini.

Investigasi Awal oleh Pihak Kepolisian

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menemukan paku yang melekat pada tubuh salah satu korban. Hal ini menegaskan bahwa paku merupakan bagian dari komponen peledak yang digunakan dalam insiden tersebut.

Sebanyak 46 siswa telah dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai langkah investigasi dari pihak kepolisian terkait peristiwa ini. Kombes Budi menyatakan, 'Periksa saksi anak 46 orang paralel dengan observasi dari APSIFOR.'

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Keberadaan Pelaku dan Kondisi Korban

Pelaku yang terlibat dalam insiden ini, yang berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH), kini telah menjalani operasi dan dalam kondisi sadar. Namun, Kombes Budi menyatakan bahwa pelaku belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut, mengatakan, 'ABH sudah dalam keadaan sadar tapi masih belum bisa untuk diminta keterangan karena masih tahap pemulihan pasca operasi.'

Pengawasan juga dilakukan terhadap ayah dari pelaku, tetapi hasil pemeriksaan tersebut belum diungkapkan oleh pihak kepolisian. 'Sudah, 2 hari lalu,' ujarnya menambahkan bahwa investigasi ini akan berlanjut sesuai dengan perkembangan situasi.

Keadaan Korban yang Terluka dan Penanganannya

Data dari pihak kepolisian menunjukkan bahwa ada 20 siswa luka-luka yang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit. Mereka dirawat di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, RS YARSI, dan RS Polri Kramat Jati.

Kombes Budi mengungkapkan informasi terkini mengenai kondisi para korban, menyebutkan bahwa 'Data korban per hari ini, Kamis, 13 November 2025 jam 13.00 WIB, sejumlah 20 pasien.' Penanganan medis terus dilakukan untuk memberikan dukungan terbaik kepada para korban.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU