Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 19:36 WIB

Polda Metro Jaya Periksa Ayah Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Author

Polda Metro Jaya Periksa Ayah Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap ayah dari seorang anak berkonflik dengan hukum yang terlibat dalam kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta pada hari Selasa, 11 November 2025.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa hasil dari pemeriksaan ayah ABH masih belum dapat dirinci dan meminta waktu untuk memberikan informasi lebih lanjut.

Pemeriksaan Ayah Siswa dan Langkah Selanjutnya

Kombes Budi Hermanto menyatakan, 'Sudah, 2 hari lalu' saat ditanya terkait pemeriksaan ayah dari siswa pelaku ledakan.

Walaupun ayah ABH telah diperiksa, ia menyatakan bahwa hasil dari investigasi tersebut belum bisa dipublikasikan.

Budi juga menjelaskan bahwa sejumlah pertanyaan telah diajukan tetapi tidak ada rincian lebih lanjut yang tersedia untuk publik.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu pemulihan kondisi ABH untuk meminta keterangan darinya, 'ABH belum dimintai keterangan karena kondisi masih belum benar-benar pulih,' tambah Budi.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Insiden dan Proses Pengambilan Barang Bukti

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Sebanyak 46 siswa yang berada di lokasi kejadian telah diminta untuk memberikan keterangan terkait insiden tersebut.

'Hari ini yang diminta keterangan adalah saksi anak (siswa sekolah) 46 orang,' ujar Budi, menjelaskan bahwa proses ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi komprehensif mengenai peristiwa yang mengejutkan masyarakat.

Pihak Apsifor (Asosiasi Psikologi Forensik) juga terlibat dalam pengambilan barang bukti dari korban dengan mengumpulkan serpihan seperti paku dan item lain yang menempel pada tubuh korban.

Tanggapan Masyarakat dan Keprihatinan

Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta telah menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, yang menyadari dampak dari insiden ini terhadap lingkungan pendidikan.

Banyak pihak berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan, mengingat peristiwa ini telah menimbulkan ketakutan di kalangan siswa.

Masyarakat pun menantikan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dilihat sebagai perubahan yang krusial dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU