Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 15:54 WIB

Perubahan Sistem Rujukan Pasien di Indonesia: Menuju Layanan Kesehatan yang Lebih Efisien

Author

Perubahan Sistem Rujukan Pasien di Indonesia: Menuju Layanan Kesehatan yang Lebih Efisien

Kementerian Kesehatan Indonesia mengumumkan perubahan signifikan dalam sistem rujukan pasien dari fasilitas kesehatan tingkat pertama ke rumah sakit. Dengan sistem baru ini, rujukan pasien akan dilakukan berdasarkan kebutuhan medis mereka.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, dalam rapat dengan Komisi IX DPR di Jakarta. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan di seluruh negeri.

Pengumuman Perubahan Rujukan oleh Kementerian Kesehatan

Pada tanggal 13 November 2025, Azhar Jaya menyampaikan bahwa sistem rujukan yang sebelumnya berjenjang dari kelas D hingga kelas A akan diubah menjadi berbasis kompetensi. Dia menyatakan, 'Ke depan, kami akan juga memperbaiki terkait dengan rujukan.'

Rapat tersebut berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, dan menjadi titik awal perubahan besar dalam sistem rujukan. Sistem baru ini bertujuan untuk mempermudah akses pasien ke layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis

Implementasi Rujukan Berdasarkan Kebutuhan Medis

Sistem baru yang diperkenalkan memungkinkan pasien untuk dirujuk langsung ke rumah sakit mana pun yang mampu memenuhi kebutuhan medis mereka, tanpa harus mengikuti jalur berjenjang. Azhar menambahkan, 'Di mana di sini pasien akan dirujuk sesuai dengan kebutuhannya.'

Transformasi ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu dalam proses perawatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan semakin fokus pada kebutuhan pasien, diharapkan pengobatan akan lebih tepat dan efektif.

Keuntungan dari Pendekatan Baru dalam Rujukan Pasien

Azhar Jaya optimis bahwa pendekatan baru ini akan memberikan manfaat ekonomi bagi pasien. 'Dengan demikian, nanti tentu saja akan terjadi penghematan di mana di sini pasien tersebut kalau sudah dirujuk maka diharapkan selesai, tidak dirujuk-rujuk lagi,' ujarnya.

Hal ini tentunya akan memperbaiki pengalaman pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan, di mana mereka hanya perlu satu rujukan untuk menyelesaikan perawatan Anda.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU