Kondisi mulut kering, atau xerostomia, bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius. Ahli kesehatan gigi dari Universitas Indonesia, drg. Febrina Rahmayanti, Sp.PM, Subsp. Inf.Im, menjelaskan bahwa penurunan produksi air liur memiliki dampak luas bagi kesehatan sistemik.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Menurut drg. Febrina, masalah kehilangan kelembapan di mulut dapat memicu berbagai penyakit di organ lain, sehingga penting untuk tidak mengabaikan kondisi ini dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.
Pemahaman Tentang Xerostomia
Xerostomia adalah istilah medis untuk kondisi mulut kering akibat kurangnya produksi air liur. Jika bersifat sementara, seperti yang terjadi karena stres, kondisi ini dapat berlanjut menjadi kronis dan menunjukkan tanda-tanda masalah medis yang lebih besar.
Air liur memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan mikroorganisme di mulut. Ketidakcukupan air liur dapat menyebabkan disbiosis, yang pada gilirannya meningkatkan risiko infeksi oleh virus, bakteri, hingga jamur.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Dampak Kesehatan dari Xerostomia
Kualitas kesehatan mulut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap berbagai penyakit sistemik. drg. Febrina menegaskan bahwa infeksi gusi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya seperti diabetes dan osteoporosis.
Mengabaikan kondisi kesehatan di area mulut bisa berdampak serius, termasuk meningkatkan kemungkinan terjadinya stunting, terutama pada anak-anak. Ini menunjukkan perlunya perhatian besar terhadap kesehatan mulut sebagai pilar kesejahteraan.
Urgensi Kolaborasi dalam Penanganan Kesehatan Mulut
drg. Febrina menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam penanganan kesehatan mulut. Ia menekankan bahwa kesehatan mulut merupakan bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan.
Kolaborasi antara dokter gigi, dokter umum, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk menciptakan pendekatan komprehensif dalam menangani masalah kesehatan yang berkaitan dengan mulut.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: