Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 14:42 WIB

Pertemuan Prabowo dan Albanese: Kesepakatan Bilateral untuk Keamanan Regional

Author

Pertemuan Prabowo dan Albanese: Kesepakatan Bilateral untuk Keamanan Regional

Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, di Kirribilli House, Sydney, dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Pertemuan ini ditandai dengan sambutan istimewa menggunakan alat musik bagpipe yang menjadi favorit Prabowo.

Sambutan Hangat Menggunakan Bagpipe

Dalam konferensi pers setelah pertemuan bilateral, Prabowo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Albanese atas sambutan yang hangat. "Sekali lagi, Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri, terima kasih banyak telah menerima saya dengan begitu baik," ujarnya.

Prabowo juga mengapresiasi keahlian intelijen PM Albanese, menambahkan, "Anda tahu, saya pikir intelijen Anda sangat bagus. Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi saya diterima dengan bagpipe. Terima kasih banyak," disertai dengan tawa.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Kesepakatan Keamanan Bilateral

Sebelum sambutan kasual tersebut, kedua pemimpin mengumumkan kesepakatan baru di bidang keamanan antara Indonesia dan Australia. PM Albanese menyatakan pentingnya perjanjian tersebut, mengatakan, "Hari ini saya berdiri di samping sahabat saya, Presiden Indonesia Bapak Prabowo Subianto, untuk menyampaikan pengumuman yang bersejarah."

Albanese juga menginformasikan bahwa negosiasi mengenai kesepakatan itu sudah berada pada tahap substansial. Ia menambahkan bahwa perjanjian tersebut dijadwalkan akan ditandatangani di Indonesia pada awal tahun 2026.

Kunjungan Kembali PM Albanese

Selain pengumuman kerjasama baru, Albanese menegaskan niatnya untuk kembali mengunjungi Indonesia pada Januari 2026. "Saya berharap dapat berkunjung ke Indonesia pada bulan Januari tahun depan atas undangan Presiden untuk secara resmi menandatangani perjanjian baru setelah melalui proses domestik kita," ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, dengan penekanan pada keamanan dan stabilitas regional.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU