Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 11:29 WIB

Ledakan Mengerikan di SMAN 72: Densus 88 Ungkap Temuan Mengejutkan

Author

Ledakan Mengerikan di SMAN 72: Densus 88 Ungkap Temuan Mengejutkan

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, membawa tujuh peledak saat melakukan aksinya.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Dari tujuh peledak tersebut, empat di antaranya meledak sementara tiga lainnya tidak aktif, menimbulkan kepanikan di kalangan siswa dan staf sekolah.

Detail Ledakan di SMAN 72

Ledakan yang mengguncang SMAN 72 terjadi pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 12.15 WIB. Lokasi ledakan berada di kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading, dan peristiwa ini langsung mengakibatkan kekacauan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, ledakan pertama berlangsung saat khotbah Jumat, diikuti oleh ledakan kedua dari arah yang berbeda. Kejadian ini otomatis membuat siswa dan pengajar di sekolah berlarian keluar dengan panik.

Sebanyak puluhan siswa mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan, menambah deretan akibat dari insiden yang mengejutkan ini.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Pernyataan Densus 88 Tentang Peledakan

AKBP Mayndra Eka Wardhana, Juru Bicara Densus 88, menjelaskan, "Benar bahwa ditemukan tujuh peledak," menegaskan bahwa pihaknya memiliki informasi mengenai jenis peledak yang digunakan dalam aksi tersebut.

Meskipun demikian, ia menolak membagikan rincian spesifik mengenai jenis peledak tersebut. AKBP Mayndra mengarahkan pertanyaan lebih lanjut kepada otoritas Brimob Gegana atau Polda Metro Jaya.

"Untuk jenisnya telah diketahui, dan bisa ditanyakan kepada otoritas Brimob Gegana atau Polda Metro Jaya," jelasnya, menekankan langkah transparansi yang diambil oleh kepolisian.

Identifikasi Terduga Pelaku

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Densus 88 menduga bahwa pelaku adalah salah satu siswa dari SMAN 72. Penemuan ini mengejutkan banyak pihak, terutama orang tua siswa yang khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka.

Kepala Polri juga menegaskan bahwa identitas pelaku telah teridentifikasi, dan berbagai langkah sedang diambil untuk memastikan keamanan di area tersebut. Situasi ini semakin menambah kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat.

Meskipun demikian, pihak kepolisian berkomitmen untuk melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap semua fakta yang ada.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU