Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 17:55 WIB

Usulan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional Mendapatkan Dukungan di DPR

Author

Usulan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional Mendapatkan Dukungan di DPR

Usulan untuk mengangkat Soeharto sebagai pahlawan nasional kini semakin menguat dengan dukungan dari hampir seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hal ini diungkapkan oleh putri keempat Soeharto, Titiek Soeharto, setelah kunjungannya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Karanganyar.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Titiek menyatakan rasa syukur pihak keluarga atas inisiatif ini, meskipun ia menegaskan ada satu fraksi yang masih menolak. "Alhamdulillah kami bersyukur dari keluarga, bersyukur kalau pemerintah berkenan," tutur Titiek.

Respon Positif terhadap Usulan Pahlawan Nasional

Titiek Soeharto menyatakan dukungannya setelah berziarah ke makam ayahnya di Giribangun, Karanganyar. Ia menegaskan, "Dengan dukungan masyarakat seluruhnya berkenan untuk memberikan gelar pahlawan nasional untuk almarhum Pak Harto."

Kunjungan ke Polres Karanganyar tersebut mencerminkan rasa syukur keluarga atas kemungkinan pengakuan ini, yang menunjukkan perhatian serius dari berbagai pihak terkait usulan tersebut.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Dukungan di DPR dan Fraksi yang Menolak

Diawal, Titiek menggarisbawahi bahwa meskipun banyak fraksi di DPR yang mendukung, ada satu fraksi yang menolak. Ia menjelaskan, "Nggak dibahas, semua fraksi sudah setuju cuma kecuali mungkin satu fraksi yang enggak."

Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai nama fraksi yang menolak, Titiek enggan memberikan komentar, memperlihatkan ketidaksepakatan di antara partai politik mengenai pengakuan ini.

Proses Pengusulan Pahlawan Nasional

Kementerian Sosial Indonesia juga sedang mengajukan 40 nama tokoh nasional untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional. Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah mengonfirmasi bahwa sebagian besar nama tersebut merupakan hasil pembahasan dari beberapa tahun terakhir.

Proses penetapan calon pahlawan juga melalui seleksi berlapis, melibatkan masyarakat hingga tim ahli pusat. Selain Soeharto, sejumlah nama lain yang diusulkan termasuk Abdurrahman Wahid dan aktivis buruh, Marsinah.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU