Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 11:19 WIB

Pola Makan Sehat Orang Jepang dan Kunci Umur Panjang

Author

Pola Makan Sehat Orang Jepang dan Kunci Umur Panjang

Orang Jepang dikenal memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan negara lain, dan salah satu kunci kesehatan mereka terletak pada pola makan yang terjaga.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Pola makan seimbang yang kaya dengan bahan-bahan alami menjadi alasan utama dibalik usia panjang mereka.

Pola Makan Sehat yang Menjadi Kunci

Pola makan orang Jepang sangat beragam, namun umumnya didominasi oleh sayuran, ikan, dan biji-bijian. Makanan seperti sushi, ramen, dan tempura merupakan contoh hidangan yang lezat sekaligus bergizi.

Masyarakat Jepang mengadopsi kebiasaan 'hara hachi bu', yakni makan hingga 80% kenyang. Hal ini berfungsi untuk mencegah konsumsi kalori berlebih serta menjaga berat badan ideal.

Beragam sayuran segar seperti lobak, bayam, dan daun bawang sering hadir di meja mereka. Keberadaan sayuran ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang vital untuk kesehatan.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Ikan sebagai Sumber Protein Utama

Ikan menjadi sumber protein utama dalam diet orang Jepang, terutama dari ikan laut seperti salmon dan tuna. Selain menambah cita rasa, ikan juga kaya akan omega-3 yang mendukung kesehatan jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung, menjelaskan mengapa orang Jepang jarang mengalami penyakit kardiovaskular.

Metode memasak yang umum, seperti mengukus atau memanggang tanpa banyak minyak, akan menjaga nutrisi dalam ikan sekaligus menjaga cita rasa hidangan.

Tradisi dan Kebiasaan yang Mendukung

Kebiasaan makan di Jepang tidak hanya berfokus pada makanan, tetapi juga berhubungan dengan tradisi. Contoh kondisi ini bisa dilihat pada upacara minum teh yang tidak sekadar menjadi ritual, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan.

Orang Jepang sering meyakini bahwa makanan yang disajikan dengan cara menarik dapat mempengaruhi nafsu makan. Oleh karena itu, penyajian yang menawan menjadi elemen penting dalam budaya mereka.

Kegiatan sosial, seperti makan bersama keluarga atau teman, berkontribusi pada peningkatan kebahagiaan, yang selanjutnya berkaitan dengan kesehatan mental dan umur yang lebih panjang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU