Kak Seto, tokoh pendidikan nasional, baru-baru ini terbuka mengenai kondisi kesehatannya setelah mengalami stroke ringan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Meskipun disarankan untuk beristirahat selama satu hingga dua bulan, Kak Seto sudah kembali beraktivitas dengan batasan yang ditentukan dokter.
Kondisi Kesehatan Kak Seto
Setelah menderita stroke ringan, Kak Seto merasakan kebingungan yang memengaruhi kemampuannya berpikir. Ia baru menyadari perlunya pemeriksaan medis setelah mengalami gejala yang berlangsung beberapa hari.
Kak Seto menjelaskan, "Kena stroke ringan, tapi yang terkena mikirnya. Jadi kemampuan berpikir sempat seperti membayangkan, seperti bingung begitu ya. Beberapa saat lalu ternyata harus segera diperiksa dan ditangani dengan obat."
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Proses Pemulihan dan Aktivitas Sehari-hari
Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hingga empat hari, Kak Seto mendapat anjuran untuk beristirahat di rumah. Ia mengungkapkan, "Pantangan [dari dokter] mungkin jangan terlalu capek dulu, jangan terlalu banyak kegiatan dulu, lalu harus istirahat. Malah disarankan istirahat 1 bulan sampai 2 bulan."
Namun, ia merasa tidak nyaman bila tidak beraktivitas, sehingga ia berusaha untuk mengatur waktu antara istirahat dan kegiatan.
Kewaspadaan Terhadap Kesehatan
Kak Seto menyadari bahwa diagnosanya menunjukkan ia mengalami 'Mild Stroke' yang berdampak pada fungsi kognitif. Ia juga mengalami kondisi aritmia.
Ia mengatakan, "Syukurnya, karena menjalani pola hidup sehat maka stroke ini disebabkan oleh faktor kekentalan darah belaka, dimana kondisi jantung tetap dalam keadaan sehat." Kini, ia hanya melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: