Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru, menunjukkan bahwa biaya hidup di Jakarta kini mencapai hampir Rp15 juta per bulan untuk rata-rata rumah tangga.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Angka ini jauh melampaui upah minimum provinsi, menandakan tingginya biaya kebutuhan hidup di ibukota negara.
Pengeluaran Rata-rata dan Komponennya
Dalam Laporan Survei Biaya Hidup (SBH) 2022, dijelaskan bahwa total pengeluaran konsumsi rata-rata rumah tangga di Jakarta tercatat sebesar Rp14,88 juta per bulan.
Angka tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar, seperti makanan, tempat tinggal, transportasi, dan komunikasi.
Data BPS menyebutkan, pengeluaran untuk perumahan, termasuk air, listrik, dan bahan bakar mencapai Rp3,19 juta.
Biaya untuk makanan dan minuman serta rokok juga cukup signifikan, yaitu Rp2,78 juta, dan biaya transportasi tercatat mencapai Rp2 juta.
Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Biaya Hidup
Tingginya pengeluaran konsumsi rumah tangga di Jakarta dipengaruhi oleh kebutuhan akan teknologi informasi dan gaya hidup yang semakin konsumtif.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Perubahan pola konsumsi masyarakat urban menjadi salah satu kunci dalam fenomena meningkatnya biaya hidup ini.
Masyarakat Jakarta kini lebih memilih menghabiskan pendapatan mereka pada aspek kehidupan yang berhubungan dengan kenyamanan dan efisiensi.
Penggunaan layanan digital dan transportasi online adalah contoh nyata dari perubahan ini, seperti yang diungkapkan BPS mengenai SBH yang mengacu pada Manual Consumer Price Index dari IMF.
Perincian Pengeluaran Konsumsi di Jakarta
BPS juga memberikan rincian lebih spesifik mengenai pengeluaran konsumsi rata-rata, membantu pemahaman lebih dalam komponen anggaran rumah tangga.
Data menyebutkan beberapa komponen, antara lain pengeluaran perumahan, termasuk air dan listrik sebesar Rp3.195.697, makanan dan minuman Rp2.785.136, dan transportasi Rp2.002.249.
Selain itu, pengeluaran untuk pendidikan dan kesehatan tercatat masing-masing sekitar Rp959.899 dan Rp485.611, yang menunjukkan pentingnya kedua aspek tersebut dalam pengeluaran rumah tangga.
Rincian ini sangat penting untuk memberikan gambaran holistik tentang biaya hidup serta kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap rumah tangga di Jakarta.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: