Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 16:56 WIB

Presiden Instruksikan Rencana Pembangunan Jalur Kereta di Luar Jawa

Author

Presiden Instruksikan Rencana Pembangunan Jalur Kereta di Luar Jawa

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta Menteri Perhubungan Duduk Purwagandhi untuk segera menyusun rencana pembangunan jalur kereta di wilayah luar Jawa.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Ini sejalan dengan niat Prabowo untuk memperluas jalur kereta menuju Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi yang dinilai belum beroperasi secara optimal.

Pembuatan Rencana Pembangunan

Dalam acara peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Prabowo menekankan pentingnya perencanaan yang baik untuk proyek jalur kereta Trans-Sumatra, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi.

Ia mengonfirmasi bahwa dalam tiga tahun mendatang, perencanaan dan tahap awal pembangunan jalur tersebut harus sudah dirampungkan. 'Saya minta Menko segera merencanakan sama Menteri Perhubungan,' ujarnya.

Jadwal dan proses perencanaan ini diharapkan dapat dilaksanakan secepat mungkin, mengingat kebutuhan logistik yang mendesak di wilayah tersebut.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Manfaat Pembangunan Jalur Kereta

Prabowo menjelaskan bahwa pembangunan jalur kereta baru ini sangat vital untuk mendukung pengangkutan hasil pertanian dan tambang di daerah pedalaman Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ia menunjukkan bahwa kereta akan menjadi sarana transportasi yang lebih efektif dari segi biaya, terutama dibandingkan angkutan truk, yang seringkali menghadapi masalah jalan rusak dan konsumsi bahan bakar yang tinggi.

Dengan adanya jalur kereta, diharapkan biaya logistik yang dikeluarkan oleh petani dan pedagang dapat berkurang secara signifikan.

Ketersediaan Sumber Daya Alam

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa jalur kereta perlu diperpanjang untuk mengangkut berbagai hasil bumi seperti kelapa sawit, karet, kopi, timah, dan nikel dari wilayah Sumatera.

Dengan kondisi permintaan yang terus meningkat terhadap hasil alam ini, keberadaan kereta akan mempermudah transportasi ke pelabuhan dan pasar.

Ia berharap bahwa semua kementerian terkait dapat bekerja sama untuk memastikan proyek ini dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU