Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 14:19 WIB

Kim Kardashian Mengungkapkan Kondisi Aneurisma Otak dan Pentingnya Kesadaran Kesehatan

Author

Kim Kardashian Mengungkapkan Kondisi Aneurisma Otak dan Pentingnya Kesadaran Kesehatan

Kim Kardashian baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia mengidap aneurisma otak, kondisi serius yang ditandai dengan pembengkakan pada pembuluh darah di otak. Pengakuan ini muncul setelah stres yang dialaminya pasca perceraian dengan Kanye West.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Dalam teaser reality show "The Kardashians" yang tayang di Hulu, Kardashian menunjukkan emosi saat mendengar hasil pemeriksaan kesehatannya. Dokter mengaitkan stres sebagai salah satu faktor yang memicu kondisi ini.

Apa Itu Aneurisma Otak?

Aneurisma otak adalah pembengkakan pada pembuluh darah di dalam otak. Dr. Nina Moore dari Cleveland Clinic mengungkapkan bahwa aneurisma cukup umum dan dapat ditemukan pada orang-orang tanpa gejala.

Kondisi ini terjadi ketika dinding arteri lemah membesar akibat tekanan aliran darah. Aneurisma dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, namun paling sering ditemukan di aorta.

Menurut laporan American Heart Association, sekitar tiga hingga lima persen populasi di Amerika Serikat memiliki aneurisma otak. Banyak dari kasus ini biasanya dipantau tanpa perlu tindakan medis.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Faktor Penyebab dan Risiko Aneurisma

Faktor risiko aneurisma meliputi tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok, dan riwayat keluarga dengan aneurisma. Institut Nasional Neurologis dan Strok juga menyebutkan bahwa risiko aneurisma meningkat pada perempuan, terutama setelah menopause.

Kardashian menyebutkan stres sebagai pemicu, namun belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara stres dan pembentukan aneurisma. Dr. Shazam Hussain dari Cleveland Clinic menegaskan bahwa stres kronis dapat mempengaruhi tekanan darah, salah satu faktor risiko utama.

Pengelolaan kondisi aneurisma sangat penting. Jika aneurisma tidak menunjukkan tanda-tanda bahaya, ahli medis biasanya merekomendasikan pemantauan dan evaluasi rutin.

Penanganan dan Monitoring Aneurisma

Banyak aneurisma tidak selalu menimbulkan masalah serius dan dapat dipantau tanpa tindakan medis. Namun, individu dengan risiko perlu berkonsultasi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dr. Hussain menjelaskan, "Mereka (aneurisma) tidak selalu menakutkan; banyak di antaranya dapat dipantau, dan saat perlu diobati, ada banyak cara yang baik dan efektif." Ini menggambarkan beragamnya pilihan penanganan berdasarkan situasi masing-masing individu.

Konsultasi dengan tenaga medis adalah langkah penting dalam mengelola kondisi ini. Penerapan gaya hidup sehat dan pengelolaan stres dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU