Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 11:24 WIB

Menteri Keuangan: Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Inflasi

Author

Menteri Keuangan: Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Inflasi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa terdapat pihak yang secara persisten menahan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5 persen.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Pernyataan ini disampaikan dalam konteks diskusi mengenai inflasi saat permintaan melebihi pertumbuhan ekonomi potensial.

Pernyataan Menteri Keuangan tentang Pertumbuhan Ekonomi

Dalam sebuah acara bertajuk 'Hari Keuangan Nasional' yang diselenggarakan pada 27 Oktober 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, 'Berapa itu (laju pertumbuhan ekonomi potensial Indonesia)? Kalau BI (Bank Indonesia) ngitungnya 5 (persen), salah hitung kali ya? Yang lain juga hitungnya 5 (persen).'

Ia menegaskan bahwa angka pertumbuhan 5 persen belum mencukupi untuk menyerap tenaga kerja baru yang memasuki usia kerja.

Lebih lanjut, ia memperkirakan angka yang lebih realistis untuk pertumbuhan ekonomi berada di antara 6,5 persen hingga 6,7 persen.

Purbaya menekankan pentingnya menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi agar dapat menangani meningkatnya pengangguran, terutama setelah dampak krisis COVID-19.

Dampak Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Purbaya, pengangguran di Indonesia bukan hanya disebabkan oleh pergeseran dari sektor formal ke sektor informal, melainkan juga terdapat sejumlah individu yang tidak memiliki pekerjaan.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR

Ia menjelaskan, 'Saya punya banyak stok pengangguran nih. Saya geber pertumbuhan ekonomi 7 persen, 8 persen dalam beberapa tahun, belum ngabisin tuh orang-orang yang pengangguran itu.'

Purbaya juga menyoroti bahwa ketakutan terhadap inflasi permintaan (demand pull inflation) seharusnya tidak menjadi penghalang untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Pentingnya menangani pengangguran menjadi fokus utama dalam mendukung kestabilan ekonomi jangka panjang.

Target Pertumbuhan Ekonomi di Masa Depan

Dalam upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, Purbaya menargetkan agar perekonomian Indonesia dapat tumbuh di atas 5,5 persen year on year (yoy) pada kuartal IV 2025.

Ia optimis bahwa pada 2026, pertumbuhan dapat mencapai 6 persen secara tahunan dengan dukungan yang lebih aktif dari sektor swasta.

'Mungkin di tahun kelima kita sudah kelihatan, tahun kelima Pak Prabowo ya, sudah mulai lihat tuh bayangan-bayangan ke 8 persen,' ujarnya, menambahkan harapan akan masa depan ekonomi yang lebih baik.

Pentingnya keterlibatan sektor swasta menjadi pendorong utama dalam mewujudkan target-target tersebut.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU