Senin, 27 OKTOBER 2025 • 13:24 WIB

Perubahan Cuaca Ekstrem di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Perubahan Cuaca Ekstrem di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?

Cuaca di Indonesia saat ini mengalami perubahan drastis, dengan suhu panas di pagi hari dan hujan lebat yang tiba-tiba menjelang sore. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi ini merupakan fase peralihan musim yang rutin terjadi setiap tahunnya.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena ini biasanya berlangsung antara bulan Oktober hingga November, dengan karakteristik suhu yang tinggi pada pagi hari dan potensi hujan deras di sore hari.

Proses Peralihan Musim

Guswanto menjelaskan bahwa peralihan musim dari kemarau ke hujan adalah proses alamiah yang menjadi ciri khas cuaca di Indonesia. Dalam satu hari, suhu bisa berubah drastis dari panas terik di pagi hingga siang hari, menjadi hujan lebat di sore hari.

Dia melanjutkan, "Pagi hingga siang hari cenderung panas terik, karena langit cerah dan radiasi matahari maksimal. Sore hingga malam berpotensi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang, akibat pemanasan lokal yang memicu pertumbuhan awan konvektif."

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Peringatan Panas Ekstrem

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan tentang suhu ekstrem yang masih berlaku hingga akhir Oktober 2025. Beberapa wilayah seperti Surabaya dan Palembang melaporkan suhu tinggi mencapai 37,6°C di beberapa lokasi.

Guswanto menegaskan, "Peringatan panas ekstrem yang sempat dikeluarkan BMKG masih relevan hingga akhir Oktober 2025. Namun, seiring masuknya musim hujan, intensitas panas diperkirakan mulai menurun secara bertahap."

Imbauan untuk Masyarakat

Dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat panas berlebih. Cuaca ekstrem juga bisa menyebabkan bencana banjir di beberapa daerah.

Guswanto mengingatkan, "BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap dehidrasi dan heatstroke akibat paparan panas berlebih. Cuaca ekstrem seperti hujan lebat mendadak, angin kencang, dan potensi banjir di beberapa wilayah."

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU