Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini mengalami kejadian angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan signifikan pada beberapa rumah di wilayah tersebut.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Menurut Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, dua desa dan empat kampung menjadi kawasan yang paling terdampak dari peristiwa tersebut.
Kejadian Bencana di Bojonggede
Peristiwa angin puting beliung terjadi pada siang menjelang sore, 24 Oktober 2025, sesuai laporan dari Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan awan gelap yang mengelilingi kawasan tersebut, mengganggu industri rumah tangga dan aktivitas masyarakat.
Dampak di Dua Desa dan Empat Kampung
Camat Tenny menyatakan, 'Benar, ada dua desa, ada empat kampung (yang terdampak),' menunjukkan luasnya area yang terkena dampak.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Meskipun laporan awal telah diterima, Tenny mengungkapkan bahwa mereka masih menunggu penghitungan resmi mengenai total kerusakan yang disebabkan oleh puting beliung ini.
Desa Bojonggede dan Desa Kedung Waringin terpantau mengalami kerusakan yang bervariasi pada rumah penduduk.
Proses Penanganan dan Tanggap Darurat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan mengenai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana serupa di wilayah lain.
Tenny Ramdhani mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak terkait.
Pihak kecamatan sedang berupaya mengkoordinasikan bantuan dan penanganan darurat bagi korban yang terdampak, meskipun proses tersebut membutuhkan waktu.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: