Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 15:16 WIB

Kebijakan Pengajaran Bahasa Portugis di Indonesia: Langkah Menuju Daya Saing Global

Author

Kebijakan Pengajaran Bahasa Portugis di Indonesia: Langkah Menuju Daya Saing Global

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, mendorong perencanaan matang untuk pengajaran Bahasa Portugis di sekolah-sekolah di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Lalu menekankan pentingnya penerapan pengajaran ini dengan tetap menjaga prioritas bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebagai identitas bangsa.

Dukungan Terhadap Kebijakan Pendidikan

Lalu Hadrian Irfani menyatakan bahwa pengajaran Bahasa Portugis perlu diterapkan dengan perencanaan yang baik. Ia juga menegaskan perlunya menjaga bahasa Indonesia serta bahasa daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Menurutnya, kebijakan pendidikan yang mengajak berbagai bahasa asing harus melalui pertimbangan yang matang, agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap bahasa asing penting, namun tidak boleh mengesampingkan bahasa dan budaya lokal yang menjadi ciri khas masyarakat.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Pentingnya Kerja Sama Internasional

Dalam konteks ini, perlu adanya kajian lebih lanjut mengenai kerja sama dengan negara-negara berbahasa Portugis seperti Brasil, Portugal, dan Timor Leste. Lalu mengharapkan agar sinergi internasional dapat memperkaya pengalaman belajar bagi siswa di Indonesia.

Ia juga meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membahas potensi pengenalan Bahasa Portugis dalam kurikulum pendidikan nasional.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadikan pembelajaran Bahasa Portugis lebih relevan dan aplikatif bagi pelajar, serta memfasilitasi akses ke budaya dan ilmu pengetahuan dari negara-negara berbahasa Portugis.

Keputusan Presiden dan Respons Internasional

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengumumkan keputusan untuk mengajarkan Bahasa Portugis sebagai prioritas dalam disiplin pendidikan nasional. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Brasil.

Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan bersama dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di mana Prabowo mengungkapkan pentingnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Brasil.

Kebijakan ini diharapkan dapat membuka jalan untuk pertukaran budaya yang lebih luas serta meningkatkan pemahaman antar negara di kawasan tersebut.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU