Mantan kapten Chelsea, John Terry, mengungkapkan kekecewaannya karena belum mendapat kesempatan melatih meskipun banyak rekannya sukses di posisi manajer. Pada usia 44 tahun, impiannya untuk melatih klub tercintanya semakin tampak sulit terwujud.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Setelah pensiun, Terry terlibat dalam kepelatihan di Aston Villa sebagai asisten, namun pencariannya untuk menjadi manajer belum membuahkan hasil. Kini, ia menghadapi kenyataan bahwa waktu semakin sempit untuk menggapai mimpinya.
Karier Sepak Bola yang Glamor
John Terry dikenal sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah Chelsea dan tim nasional Inggris. Selama kariernya, ia berhasil meraih 17 trofi untuk Chelsea, menandai dirinya sebagai ikon di klub tersebut.
Terry mengakhiri karier bermainnya di Aston Villa, di mana ia juga menjalani peran sebagai kapten. Dengan pengalaman bertahun-tahun di lapangan, ia pun optimis untuk beralih ke dunia kepelatihan.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Kepelatihan yang Terbatas
Setelah pensiun, Terry bergabung dengan Aston Villa sebagai asisten pelatih di bawah Dean Smith. Bersama tim, mereka berhasil membawa klub tersebut promosi ke Premier League dan turut membantu dalam mempertahankan posisi di liga.
Namun, selepas masa kerjanya di Aston Villa pada 2021, Terry mengalami kesulitan dalam mencari posisi manajer. Meskipun sempat dikaitkan dengan beberapa klub seperti Newcastle United, harapannya belum terwujud.
Kekecewaan dan Harapan
Dalam sebuah wawancara, Terry menyatakan, 'Saya tidak tahu apakah impian itu akan terjadi. Itu satu-satunya mimpi terakhir saya di Chelsea.' Ia merasa pengalamannya di Villa seharusnya cukup untuk mendapatkan kesempatan di klub lain.
Meskipun kekecewaan menghinggapi dirinya, Terry tetap bersemangat untuk menjadi pelatih utama. Ia menyampaikan, 'Namun, ketika orang mengatakan saya kurang pengalaman, sulit untuk dipahami.' Keinginan untuk melatih Chelsea tetap menyala, meski realitas yang ada semakin menyempit.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: