NASA telah menunjuk perusahaan antariksa Blue Origin untuk mengantarkan rover penjelajah VIPER ke kutub selatan Bulan. Misi ini merupakan bagian dari program Artemis yang bertujuan untuk mendirikan kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Rover VIPER akan melakukan pencarian air di Bulan yang sangat penting untuk misi jangka panjang manusia di luar Bumi. Diharapkan peluncuran ini berlangsung pada akhir 2027.
Misi Mencari Air di Bulan
Rover VIPER akan mencari dan memetakan sumber daya volatil, termasuk es air di permukaan Bulan. Temuan ini penting untuk misi jangka panjang manusia di luar Bumi, karena air dapat digunakan sebagai bahan bakar roket dan kebutuhan astronot di masa depan.
VIPER akan diluncurkan menggunakan pendarat Blue Moon MK1 yang sedang dalam proses produksi oleh Blue Origin. Target peluncuran dijadwalkan pada akhir 2027 dan diharapkan berbarengan dengan jendela sains 100 hari untuk eksplorasi di permukaan Bulan.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Kembali Hidupkan Proyek VIPER
Sebelumnya, NASA membatalkan proyek VIPER pada 2024 karena kendala biaya, namun kini proyek tersebut dihidupkan lagi dengan pendekatan kemitraan yang lebih efisien. Nicky Fox, Associate Administrator NASA, menyatakan, 'Kami mencari cara yang kreatif dan hemat biaya untuk mencapai tujuan eksplorasi kami.'
Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran Amerika di luar angkasa dengan fokus pada investasi jangka panjang. Dengan memanfaatkan kemampuan sektor swasta, NASA dapat lebih fokus kepada misi eksplorasi yang lebih ambisius.
Peran Blue Origin dalam Misi
Blue Origin bertanggung jawab atas arsitektur pendaratan, termasuk desain, pengujian, dan pengantaran rover ke permukaan Bulan. Sementara itu, NASA akan mengelola operasi rover dan perencanaan ilmiah setelah pendaratan selesai.
Pencarian air di Bulan penting untuk ilmu pengetahuan dan masa depan manusia, menurut Joel Kearns, Deputi Associate Administrator untuk Eksplorasi NASA. Misi ini berpotensi memberi wawasan tentang lokasi es di Bulan serta asal-usul air dalam tata surya.
Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: