Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 18:56 WIB

Dana Pemda Mengendap di Bank, BI Berikan Klarifikasi dan Harapan Untuk Manajemen yang Lebih Baik

Author

Dana Pemda Mengendap di Bank, BI Berikan Klarifikasi dan Harapan Untuk Manajemen yang Lebih Baik

Bank Indonesia (BI) mengeluarkan pernyataan mengenai dana pemerintah daerah yang mengendap di perbankan, mencapai angka Rp234 triliun per September 2025.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Pernyataan ini menyusul klaim Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang mengungkapkan bahwa rendahnya serapan anggaran pemerintah daerah berkontribusi terhadap penumpukan dana tersebut.

Pernyataan Menteri Keuangan dan Reaksi dari Kepala Daerah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa total dana pemda yang mengendap mencapai Rp234 triliun. Ia mengatakan, 'penumpukan dana ini berhubungan dengan rendahnya serapan anggaran pemerintah daerah.'

Sebagai tanggapan, beberapa kepala daerah seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membantah klaim tersebut. Mereka menekankan bahwa dana yang ada telah digunakan untuk belanja produktif dan layanan publik.

Purbaya juga menambahkan bahwa dana tersebut tidak hilang, melainkan menunggu eksekusi lebih lanjut dari pemerintah daerah untuk pembangunan di wilayah masing-masing.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Klarifikasi dari Bank Indonesia tentang Data Dana Mengendap

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa data simpanan dana pemda diperoleh dari laporan bank-bank pelapor. BI memastikan laporan yang diterima lengkap dan akurat sebelum publikasi.

Denny menekankan bahwa data yang diterbitkan berasal dari laporan resmi bank. 'Bank menyampaikan data tersebut berdasarkan posisi akhir bulan dari bank pelapor,' ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ekonomi daerah bergantung pada manajemen dana yang efisien, sehingga BI menghimbau kepala daerah untuk mempercepat penggunaan dana yang telah disalurkan.

Rekomendasi dan Harapan untuk Pengelolaan Dana yang Lebih Baik

Purbaya menegaskan perlunya pengelolaan dana pemerintah yang bijaksana. 'Uang itu harus kerja bantu ekonomi daerah,' katanya, menunjukkan pentingnya penggunaan dana untuk pembangunan.

Ia juga mengingatkan kepala daerah untuk menggunakan dana tersebut agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 'Gunakan untuk pembangunan yang produktif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,' tegas Purbaya.

Dengan data yang diperoleh, BI merencanakan pemantauan dan dukungan untuk daerah dalam meningkatkan serapan anggaran, dengan harapan mengurangi jumlah dana yang mengendap di bank.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU